Siswi SMK yang Hilang di Stasiun Tugu Kembali ke Rumahnya

Kompas.com - 07/07/2017, 00:11 WIB
Heri Susanto (47), menunjukkan kertas bergambar foto Alifta Nan Rahfaidah (16), usai melihat rekaman CCTV di Stasiun Tugu Yogyakarta, Jalan Pasar Kembang, Kota Yogyakarta, Rabu (5/7/2017). Rencananya ia akan memperbanyak selebaran itu dan membagikannya ke losemn atau hotel yang ada di sekitar Stasiun Tugu. KOMPAS.com/Teuku Muh Guci SHeri Susanto (47), menunjukkan kertas bergambar foto Alifta Nan Rahfaidah (16), usai melihat rekaman CCTV di Stasiun Tugu Yogyakarta, Jalan Pasar Kembang, Kota Yogyakarta, Rabu (5/7/2017). Rencananya ia akan memperbanyak selebaran itu dan membagikannya ke losemn atau hotel yang ada di sekitar Stasiun Tugu.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Heri Susanto (47), ayah kandung Alifta Nan Rahfaida sudah bisa bernapas lega. Sang anak, Alfita yang menghilang setiba di Stasiun Tugu Yogyakarta, Selasa (4/7/2017) subuh diketahui keberadaannya.

Gadis yang masih duduk di bangku kelas dua SMK itu diketahui sudah berada di rumahnya di Kalisari Jalan Bendera, RT 10/9, nomor 2 Jakarta Timur. Menurut Heri, Alifta diantar keluaga yang tak dikenalinya.

"Iya sudah ketemu. Tadi sekitar jam 15.00 WIB saya dikabarin sama yang mengantar anak saya ke rumah," kata Heri melalui sambungan telepon, Kamis (6/7/2017).

Meski tak mengenali yang mengantar, Heri mengatakan, kondisi fisik anaknya dalam keadaan sehat. Namun, anaknya diduga mengalami trauma dan histeris ketika sampai di rumah.

 

(Baca juga: Siswi SMK yang Hilang di Stasiun Tugu Sempat Mengaku Takut Dihipnotis )

"Di rumah dia meneriakkan nama saya. Makanya kami langsung pulang ini sama keluarga naik mobil," ucap Heri.

Heri mengaku sangat bersyukur anaknya bisa kembali ke rumah dalam keadaan sehat. Ia belum memikirkan langkah selanjutnya setelah tiba di rumahnya nanti.

"Saya juga belum tahu bagaimana Alfita bisa pergi. Yang penting saya pulang dulu saja," kata Heri seraya berterima kasih.

Diberitakan sebelumnya, Heri mendatangi ruang kemanan Stasiun Tugu Yogyakarta, Jalan Pasar Kembang, Kota Yogyakarta, Rabu (5/7/2017). Dia datang untuk melihat rekaman kamera tersembunyi atau CCTV kejadian pada Selasa (4/7/2017) subuh.

(Baca juga: Mudik Bersama Kakeknya, Siswi SMK Asal Jakarta Hilang di Stasiun Tugu)

Anaknya, Alifta Nan Rahfaidah (16) menghilang setiba di Stasiun Tugu Yogyakarta setelah turun dari kereta Senja Utama, Selasa (4/7/2017) subuh.

Alifta menghilang ketika kakeknya, Surahyo (77), menunaikan ibadah shalat Subuh di mushala yang ada di Stasiun Tugu sekitar pukul 04.30 WIB. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X