Kompas.com - 06/07/2017, 11:00 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead menandatangani nota kesepahaman di kantor Badan Restorasi Gambut di Jakarta, Rabu (5/7/2017). Kedua pihak sepakat untuk terlibat dalam percepatan restorasi gambut di Sumatera Selatan. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead menandatangani nota kesepahaman di kantor Badan Restorasi Gambut di Jakarta, Rabu (5/7/2017). Kedua pihak sepakat untuk terlibat dalam percepatan restorasi gambut di Sumatera Selatan.
EditorKurniasih Budi

KOMPAS.com - Pemerintah Sumatera Selatan terlibat dalam percepatan restorasi gambut di wilayahnya. Kemarin (5/7/2017), Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead menandatangani nota kesepahaman di kantor Badan Restorasi Gambut, Jalan Teuku Umar 10 Menteng Jakarta Pusat.

Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas 26 April lalu, meminta seluruh kementerian, lembaga maupun pemerintah daerah untuk merestorasi gambut. Badan Restorasi Gambut RI ditunjuk Presiden RI untuk merestorasi gambut di 7 Provinsi hingga tahun 2020.

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengatakan, restorasi ribuan hektar lahan gambut membutuhkan waktu bertahun-tahun. Restorasi ekosistem gambut perlu melibatkan berbagai pihak berdasarkan kewenangan pada status dan fungsi kawasan yang terdiri atas kementerian, pemerintah daerah, pemegang izin, dan masyarakat.

Pemerintah Sumatera Selatan telah menggelar the 1st Asia Bonn Challenge High Level Meeting pada Mei 2017 lalu. Konferensi lingkungan hidup tingkat internasional itu dihadiri oleh para Menteri Lingkungan Hidup di Asia atau pejabat setingkat menteri dalam rangka merestorasi hutan kritis di dunia.

Menurutnya, Pemerintah Sumatera Selatan secara aktif terlibat dan tidak terpisahkan dari inisiatif global untuk memfasilitasi pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Sumatera Selatan berupaya keras menetapkan pendekatan yurisdiksi terhadap pertumbuhan ekonomi hijau untuk mendukung pelaksanaan Komitmen Nationally Determined Contributions (NDC) dan Persetujuan Paris mengenai perubahan iklim.

"Seiring berjalannya waktu, Sumatera Selatan memprakarsai Kemitraan Pemerintah-Masyarakat-Swasta untuk Pengembangan Pertumbuhan Hijau dan Pengelolaan lanskap berkelanjutan sebagai strategi mengelola lanskap Sumatera Selatan," kata Alex dalam siaran pers yang diterima KOMPAS.com.

Keberlanjutan lanskap Sumatera Selatan membutuhkan komitmen jangka panjang. Oleh karena itu, pendekatan lanskap untuk keberlanjutan merupakan suatu keharusan untuk mencapai visi pertumbuhan hijau. Salah satu prasyarat untuk komitmen jangka panjang adalah adanya Sustainable Funding.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sumatera Selatan, ujar Alex, mengusulkan pendirian lembaga pendanaan berkelanjutan. Dana tersebut nantinya digunakan untuk mendukung rencana pembangunan strategis provinsi terkait dengan mata pencaharian dan kesejahteraan rakyat, perubahan iklim (mitigasi, adaptasi / ketahanan dan energi terbarukan), pengelolaan lanskap berkelanjutan, jasa lingkungan, perlindungan keanekaragaman hayati dan konservasi ekosistem.

Nota kesepahaman yang diteken Pemerintah Sumatera Selatan dan Badan Restorasi Gambut bertujuan mengembangkan perencanaan dan pelaksanaan restorasi gambut di Sumatera Selatan. Badan Restorasi Gambut melakukan pendekatan perencanaan menyeluruh dalam setiap KHG (Kesatuan Hidrologi Gambut) yang terbagi dalam satuan lahan restorasi gambut (SLRG). Supaya, prinsip keadilan terhadap pengaturan pembagian air (water balance), prinsip berbagi tanggungjawab dan berbasis ilmu pengetahuan dapat terlaksana.

“Perencanaan ini juga akan memetakan semua unit pengelolaan restorasi gambut yang merupakan pengelola kawasan," kata Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead.

Nota kesepahaman memuat 9 point untuk memastikan upaya restorasi gambut di Sumatera Selatan terlaksana dan terkoordinasi dengan baik. Seperti, perlunya koordinasi dan perencanaan restorasi ekosistem gambut, pemetaan kesatuan hidrologis gambut, penelitian dan pengembangan untuk keperluan tata kelola kawasan hidrologis gambut dan pengembangan kawasan hutan bernilai konservasi tinggi pada gambut untuk mendukung pengendalian perubahan iklim, serta monitoring dalam pelaksanaan restorasi gambut dan kegiatan lain yang disepakati kedua pihak.

 

Pemerintah Sumatera Selatan berkomitmen dalam percepatan restorasi gambut di wilayahnya. Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin menandatangani nota kesepahaman dengan Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazir Foead di kantor BRG di Jalan Teuku Umar 10 Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/7/2017)


Tahun ini, Badan Restorasi Gambut memprioritaskan kegiatan restorasi gambut di 9 Kesatuan Hidrologi Gambut. Yaitu, KHG Sungai Sugihan-Sungai Lumpur, KHG Sungai Air Hitam Laut-Sungai Buntu Kecil/KHG Lintas Provinsi, KHG Sungai Lalan- Sungai Merang/KHG Lintas Provinsi, KHG Sungai Merang- Sungai Ngirawan, KHG Sungai Ngirawan- Sungai Sembilang, KHG Sungai Saleh- Sungai Sugihan, KHG Sei Lalan- Sungai Bentayan, KHG Sungai Bentayan-Sungai Penimpahan, KHG Sungai Penimpahan-Sungai Air Hitam.

Kegiatan restorasi itu berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Musi Banyuasin.

Selain Sumatera Selatan, Badan Restorasi Gambut segera menggandeng enam pemerintah daerah lainnya untuk merestorasi gambut. “Dalam waktu dekat, kami juga akan melakukan penandatanganan nota kesepahaman yang sama dengan Pemerintah Jambi, Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Papua,” kata Nazir Foead.




Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.