Kompas.com - 05/07/2017, 14:48 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Keluarga Alifta Nan Rahfaidah (16) langsung datang ke Yogyakarta begitu mendapatkan informasi tentang hilangnya siswi kelas dua SMK tersebut di Stasiun Tugu Yogyakarta.

Keluarga Alifta yang datang terdiri dari ayahnya, Heri Susanto (47); ibunya, Nanan Kurniasari (38) dan; adiknya, Naia Nan Rahmavira (12). Mereka tiba di Yogyakarta pada Rabu (5/7/2017) dan langsung mendatangi Stasiun Tugu.

Baca juga: Mudik Bersama Kakeknya, Siswi SMK Asal Jakarta Hilang di Stasiun Tugu

Kepada wartawan, Naia sempat bercerita bahwa kakaknya merasa takut jika sampai di Yogyakarta. Kekhawatiran itu, kata dia, diceritakan kakaknya sebelum berangkat ke Yogyakarta menggunakan Kereta Api Senja Utama, Senin (3/7/2017) malam.

“Ceritanya siang. Kakak cerita, dik aku takut sampai sini (Yogyakarta) aku ditepuk dari belakang,” ujar Naia menirukan percakapan kakaknya ketika ditemui di Stasiun Tugu Yogyakarta, Jalan Pasar Kembang, Kota Yogyakarta, Rabu (5/7/2017).

Awalnya Naia tak memahami maksud dari kekhawatiran kakak kandungnya tersebut sampai akhirnya Alifta menghilang setiba di Yogyakarta.

Ia menyebut kakaknya memang tak pernah bercerita soal pertemanan atau kegiatannya sehari-harinya di luar rumah.

“Saya cuma tahu teman kakak itu ada dua yang biasa datang ke rumah. Tapi saya enggak tahu mereka tahu soal ini atau enggak,” ujar Naia.

Alifta Nan Rahfaidah (16) dilaporkan menghilang setiba di Stasiun Tugu Yogyakarta setelah turun dari kereta Senja Utama, Selasa (4/7/2017) subuh. Alifta menghilang ketika kakeknya, Surahyo (77), menunaikan ibadah shalat Subuh di mushala yang ada di Stasiun Tugu sekitar pukul 04.30 WIB.

Berdasarkan penuturan Heri, menghilangnya Alifta telah dilaporkan ke Polsek Gedongtengen. Rencananya, rekaman CCTV yang didapatnya dari Stasiun Tugu juga akan dilaporkan ke Polresta Yogyakarta untuk kepentingan penyelidikan.

Baca juga: Siswi Asal Jakarta Hilang di Stasiun Tugu, Ayahnya Sebut Sudah Diintai

Berdasarkan rekaman CCTV yang dilihatnya, anaknya memang tengah diintai sejumlah pemuda yang tak dikenal ketika menunggu kakeknya shalat subuh di mushala Stasiun Tugu.

“Dari seluruh rangkaian peristiwa CCTV, ada dua pemuda. Yang satu pakai jaket merah dan satu pakai baju biru yang terlihat mencurigakan, dan hanya dua orang itu yang gerakannya menunggu seseorang,” ujar Heri ketika ditemui di Stasiun Tugu Yogyakarta, Rabu (5/7/2017).

Kompas TV Calon mempelai perempuan, Chatarina Wiedyawati (wiwit) tewas pada Kamis (9/06) di Palembang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.