Kompas.com - 03/07/2017, 06:00 WIB
Pedagang asongan dan pemulung mengais rezeki dari kemacetan Tol Cipali, Sabtu (1/7/2017) malam. KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANIPedagang asongan dan pemulung mengais rezeki dari kemacetan Tol Cipali, Sabtu (1/7/2017) malam.
|
EditorCaroline Damanik


KOMPAS.com
– Buat para pelintas, kemacetan adalah hal menyebalkan. Tak terkecuali selama arus mudik dan balik Lebaran 2017

Namun, buat sejumlah warga di sepanjang Tol Cikampek-Palimanan (Cipali), kemacetan yang sama justru adalah berkah.

Pendapatan berlipat kali setahun sekali, itu yang terlintas dalam pikiran mereka. Mengais rezeki dan mengumpulkan pendapatan yang jauh melampaui pendapatan sehari-hari.

Sebagian dari mereka memanfaatkan kemacetan di jalan tol ini untuk menjajakan minuman dan makanan kepada para pelintas yang kehabisan bekal.

Rifki, misalnya. Dia berjualan minuman kopi, berdua dengan temannya.

Mereka mengaku bisa mengantongi keuntungan bersih Rp 200.000 per hari selama puncak arus balik. Padahal mereka hanya berjualan di lokasi itu hanya pada malam hari.

“Itu sudah keuntungan dari jualan minuman kopi, sudah dikurangi modal,” kata Rifki saat dijumpai di KM 106 Tol Cipali, Sabtu (1/7/2017).

Harga segelas kopi panas dibanderolnya Rp 5.000. Modalnya hanya termos air panas dan bubuk kopi sachet.


Salah satu pedagang air minum dalam kemasan yang menawarkan dagangan di tengah kemacetan Tol Cipali pada Sabtu (1/7/2017) malam.KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI Salah satu pedagang air minum dalam kemasan yang menawarkan dagangan di tengah kemacetan Tol Cipali pada Sabtu (1/7/2017) malam.

Saat berbincang di tengah kemacetan yang sempat mengular di tol ini, Rifki bercerita, sehari-hari dia bekerja sebagai penjaga empang.

“Jaga empang, bayarannya tergantung hasil panen ikan. Per kuintal hasil panen dapat bayaran Rp 150.000,” celetuk seorang rekan Rifki yang juga ikut berjualan.

(Baca juga: Macet Terurai, "Contra-Flow" Tol Cipali Berakhir di KM 100)

Mereka bercerita, bisa dapat bayaran Rp 1 juta dalam periode tiga bulanan panen sudah bagus. Dalam kondisi panen empang buruk, mereka bisa dapat bayaran Rp 300.000.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.