KA Krakatau Berubah Jadi KA Singasari, Berikut Jadwal dan Rute Barunya

Kompas.com - 02/07/2017, 08:12 WIB
Rangkaian KA Krakatau Tribun/istRangkaian KA Krakatau
|
EditorIcha Rastika

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Mulai 17 Juli 2017, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengubah nama dan rute Kerata Api Krakatau relasi Merak-Blitar pulang pergi (PP) menjadi KA Singasari relasi Pasarsenen-Purwokerto- Kutoarjo-Blitar PP. 

Kebijakan ini dilakukan untuk mengefisienkan rute dan okupansi penumpang KA di jalur tersebut.

"Salah satu faktor berubahnya nama dan relasi KA Krakatau menjadi KA Singasari adalah okupansi KA Krakatau untuk rute Merak-Rangkasbitung-Tanahabang maupun sebaliknya rata-rata di bawah 30 persen," kata Manager Humas Daop 5 Purwokerto Ixfan Hendriwontoko melalui rilisnya, Sabtu (1/7/2017).

(Baca juga: Mulai 7 Juli, Tarif KA Ekonomi Bersubsidi Naik)

Menurut Ixfan, hal itu terjadi karena adanya penumpukan trayek KA lokal di rute dari Merak menuju Rangkasbitung sebanyak 6 KA PP (12 perjalanan) dan dilanjutkan dengan KRL menuju Tanahabang sebanyak 18 KA PP (36 perjalanan).

"Jadi bagi penumpang dari Merak-Rangkasbitung-Tanahabang yang hendak mengambil KA Krakatau yang akan diubah jadi Singasari, bisa menggunakan KA lokal menuju Pasar Senen dahulu," ujarnya.

Meskipun terjadi perubahan pada nama KA dan rutenya, Ixfan memastikan, fasilitas kereta maupun nomor KA tersebut tetap sama, yakni 155 (Blitar-Pasarsenen) dan 156 (Pasarsenen-Blitar).

Ixfan mengatakan, penumpang dari wilayah Banten akan lebih ekonomis menuju Jakarta dan sebaliknya jika menggunakan KA ;okal plus KRL.

Adapun tarif KA lokal dari Merak ke Rangkasbitung Rp 3.000 dan tarif KRL dari Rangkasbitung ke Tanahabang Rp 8.000. Tarif ini jauh lebih murah dibandingkan tarif KA Krakatau/Singasari yang sebesar Rp 50.000.

(Baca juga: Laporkan Calo Tiket Kereta Api ke "Call Center" 151)

Terkait kebijakan tersebut, PT KAI mengimbau kepada seluruh calon pengguna KA untuk melakukan pemesanan atau pembelian tiket KA di chanel resmi PT KAI dan menghindari transaksi dengan perorangan yang mengatas namakan petugas PT KAI.

Sebab, akhir-akhir ini ditemukan oknum calo yang mengatas namakan instansi tertentu serta penemuan beragam tiket palsu.

Berikut jadwal pemberangkatan KA Singasari per 17 Juli 2017:

Pergi: Pasar Senen (12.25)-Purwokerto (18.04)-Purwokerto (18.18)-Kutoarjo (20.21)-Kutoarjo (20.25)-Blitar (03.20)

Pulang: Blitar (06.40)-Kutoarjo (13.47)-Kutoarjo (13.55)-Purwokerto (16.24)-Purwokerto (16.36)-Pasar Senen (22.33).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Tujuh Orang dari Klaster Demo di Semarang Sembuh dari Covid-19

Regional
Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Debat Pilkada Makassar Digelar 3 Kali, Penerapan Protokol Kesehatan Jadi Perhatian Utama

Regional
HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

HKTI Siap Bantu Petani di Tegal untuk Pasarkan Hasil Pertanian

Regional
Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Video Viral Lima Perempuan ABG Rebutan Cowok di Ponorogo

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Sulteng Minta Bupati dan Walkot Ajukan PSBB

Regional
Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Staf TU IPDN Lombok Tengah Positif Covid-19

Regional
Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Separuh Wilayah Jatim Masuk Zona Kuning Covid-19, Khofifah: Ini Kerja Keras Semua Elemen...

Regional
Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami 'Lockdown' Kampus

Dua Pejabatnya Meninggal karena Covid-19, Rektor UNS: Kami "Lockdown" Kampus

Regional
Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Kasus Aktif Covid-19 Tersisa 41 Orang, Wali Kota Malang Minta Masyarakat Tak Terlena

Regional
LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

LBH Ansor Pati Ikut Polisikan Gus Nur yang Dianggap Menghina NU

Regional
Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Satgas Covid-19 Papua: 3.359 Pasien Positif Covid-19 Masih Dirawat

Regional
PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

PDI-P Pecat Kadernya yang Maju Pilkada Demak Lewat Partai Lain

Regional
16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani 'Rapid Test'

16.000 Petugas KPPS di Kota Makassar Bakal Jalani "Rapid Test"

Regional
Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa 'Nyambi' Kerja

Siswa Kelas Virtual di Jateng Masih Bisa "Nyambi" Kerja

Regional
Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Nakes dan Petugas Lapangan Jadi Prioritas Pemberian Vaksin Covid-19 di Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X