Ganjar Minta "Rest Area" di Jalan Tol Akomodasi UMKM dan Pedagang Lokal

Kompas.com - 01/07/2017, 21:44 WIB
Kendaraan pemudik diparkir di depan rest area Km 101 Tol Cipali arah Jakarta, Jumat (30/6/2017) Kompas.com/YOGA SUKMANAKendaraan pemudik diparkir di depan rest area Km 101 Tol Cipali arah Jakarta, Jumat (30/6/2017)
|
EditorFidel Ali

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut dapat keluhan dari pedagang oleh-oleh dan pelaku UMKM terkait penurunan pendapatan mereka.

Para pedagang resah lantaran omzet mereka turun. Salah satu faktornya karena pembangunan jalan tol.

"Pedagang batik dan telur asin di Pantura banyak mengeluh omzetnya turun," kata Ganjar, di Semarang, Sabtu (1/7/2017).

Menurut Ganjar, para pedagang mengeluhkan sepinya dagangan mereka karena adanya pembangunan jalan tol. Pihak pengelola jalan tol diminta untuk mengakomodasi pedagang lokal untuk menampilkan dagangnya mereka di tempat peristirahatan atau rest area.

"Kalau bisa jualan di rest area mungkin akan membantu mereka. Saya sudah usulkan ke menteri PU karena ini kompensasi kita pada masyarakat," tambahnya.

Pedagang, kata dia, perlu diberikan dukungan untuk dapat masuk di rest area. Jika mereka harus bersaing dengan retail besar, pedagang kecil tentunya akan kalah bersaing.

Baca: Arus Balik, "Rest Area" di Sepanjang Jalan Tol Pakai Sistem Buka-Tutup

Ganjar pun berharap pemerintah daerah tingkat kota dan kabupaten dapat menerbitkan regulasi yang mengatur porsi dagangan rest area. Produk lokal dan pelaku UMKM harus mendapat tempat di rest area.

"Pemda bisa atur pakai regulasi, misalnya 30 persen untuk pedagang dan UMKM kan bisa. Sewa di rest area juga tidak boleh mahal," ujarnya.

Ganjar pun berharap rest area di jalan tol dapat didesain menjadi tempat wisata. Dengan begitu, akan banyak pengendara yang melintas dan harapannya dapat menggiatkan perekonomian.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X