Pemudik Diimbau Hindari Jalur Nagreg

Kompas.com - 30/06/2017, 16:49 WIB
Ilustrasi jalur selatan Nagreg. KOMPAS.comIlustrasi jalur selatan Nagreg.
|
EditorCaroline Damanik

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Polisi RI Jenderal Tito Karnavian mengimbau para pemudik untuk menghindari kembali ke Jakarta melewati jalur Nagreg. Pasalnya, jalur Nagreg diprediksi kembali menjadi titik kritis arus balik tahun ini.

"Pengalaman tahun lalu problemnya arus balik adalah di Nagreg dan Gentong. Karena di situ ada pasar tumpah, ada andong, kemudian topografinya memang berkelok-kelok, menanjak di sana," ujar Tito saat memantau arus balik di Gerbang Tol Cikarang Utama, Jumat (30/6/2017).

Tito menyatakan, sejumlah upaya telah dilakukan untuk mengatasi masalah ini seperti penjagaan ketat pada pasar tumpah, menerapkan contra flow hingga memprioritaskan kendaraan arus balik dari arah Jawa.

"Jadi kami imbau pada masyarakat kalau bisa hindari titik macet seperti jalur Nagreg dan lain-lain," tutur dia.

(Baca juga: Antrean Kendaraan Mulai Memanjang di Nagreg)

Lalu bagaimana jika masyarakat tetap memilih lewat jalur Nagreg? Tito mengingatkan agar masyarakat yang menggunakan jalur tersebut memastikan kendaraannya dalam kondisi prima.

"Siapkan kendaraanya jangan sampai mogok. Kemudian bensin kalau bisa penuh. Bawa makanan, obat-obatan. Kalau sudah lelah masuk rest area. Kalau sudah selesai segera cepat berangkat, jangan sampai numpuk di rest area," ucap Tito.

Jumat ini, Tito menggunakan helikopter untuk memantau arus balik di Cileunyi. Dia mengatakan, hingga Jumat siang, arus lalu lintas masih lancar.

 

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya Hanya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya Hanya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Regional
Main Tik Tok Bersama Cinta Laura saat Jabar Banjir, Ridwan Kamil Disentil Netizen

Main Tik Tok Bersama Cinta Laura saat Jabar Banjir, Ridwan Kamil Disentil Netizen

Regional
Melerai Perkelahian, Anggota Polisi Malah Dihajar hingga Terluka

Melerai Perkelahian, Anggota Polisi Malah Dihajar hingga Terluka

Regional
Kecelakaan di Tol Bawen, Gran Max Tabrak Truk, Satu Tewas

Kecelakaan di Tol Bawen, Gran Max Tabrak Truk, Satu Tewas

Regional
Sadis, Kepala Dusun di Bulukumba Bunuh Warganya, Kemaluan Dipotong, Mata Dirusak

Sadis, Kepala Dusun di Bulukumba Bunuh Warganya, Kemaluan Dipotong, Mata Dirusak

Regional
Dibuang, Bayi Baru Lahir Ditemukan di Selokan

Dibuang, Bayi Baru Lahir Ditemukan di Selokan

Regional
Jenazah Pasien Suspect Virus Corona di Semarang Dibungkus Plastik Sebelum Dimakamkan

Jenazah Pasien Suspect Virus Corona di Semarang Dibungkus Plastik Sebelum Dimakamkan

Regional
Kronologi Para Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas di NTT

Kronologi Para Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas di NTT

Regional
Usia 39 Tahun, Esti Jadi Profesor Termuda di Unmul,Ciptakan 4 Produk Obat Ikan dari Tanaman Lokal Kaltim

Usia 39 Tahun, Esti Jadi Profesor Termuda di Unmul,Ciptakan 4 Produk Obat Ikan dari Tanaman Lokal Kaltim

Regional
Jusuf Kalla: Moderasi Beragama Bisa Cegah Konflik Bernuansa Agama

Jusuf Kalla: Moderasi Beragama Bisa Cegah Konflik Bernuansa Agama

Regional
Ribuan Pengungsi Banjir di Karawang Butuh Makanan Balita

Ribuan Pengungsi Banjir di Karawang Butuh Makanan Balita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X