Cinta Ditolak, Pria Ini Nekat Lempar Bom Molotov

Kompas.com - 29/06/2017, 16:02 WIB
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha Waruwu (kanan) memperlihatkan tersangka pelaku pelemparan bom molotov terhadap kekasihnya di Mapolres Lhokseumawe. KOMPAS.com/MasriadiKasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha Waruwu (kanan) memperlihatkan tersangka pelaku pelemparan bom molotov terhadap kekasihnya di Mapolres Lhokseumawe.
|
EditorReni Susanti

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Polisi menangkap MR (28), warga Desa Meunasah Blang, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe. Ia diduga pelaku pelemparan bom molotov ke tubuh Maryani (18) warga desa yang sama pada 26 Juni 2017 lalu.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha Waruwu menyebutkan, pelaku melempar dua bom molotov ke tubuh korban. Akibatnya tubuh korban melepuh dan harus dilarikan ke Rumah Sakit TNI AD Lhokseumawe.

"Ibu korban sesaat setelah kejadian langsung melaporkan kasus itu ke polisi. Kita temukan pelaku bersembunyi di kawasan perbukitan tak jauh dari rumahnya,” kata AKP Budi, Kamis (29/6/2017).

Hasil penyelidikan sementara, pelaku nekat melempar bom molotov karena cintanya ditolak oleh korban. Bahkan korban telah memiliki kekasih baru.

(Baca juga: Dituding Selingkuh, Sumini Dilempar Bom Molotov oleh Tunangannya)

“Pelaku ini pernah melempar molotov juga ke rumah mantan kekasihnya itu. Bahkan dia meneror mantan kekasihnya itu,” kata AKP Budi.

Hasil keterangan saksi yang diperiksa polisi menyebutkan, keduanya memang sempat pacaran. “Namun kisah cinta mereka berakhir karena orangtua korban tak setuju. Belakangan korban juga telah memiliki kekasih baru,” pungkasnya.

Kompas TV Beginilah suasana tawuran warga di Jalan Dewi Sartika, Jakarta Timur, pada Selasa (25/4) dini hari tadi.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X