Mayoritas Pemudik Pilih Balik Via Pantura Ketimbang Jalan Tol Darurat

Kompas.com - 29/06/2017, 13:31 WIB
Warga menonton suasana pemudik melintasi jalan tol darurat Brebes Timur dan Pemalang-Batang di Batang, Jawa Tengah, Kamis (22/6/2017). Mulai Kamis malam ini (22/6/2017) jalan tol darurat Brebes Timur-Pemalang-Batang dibuka selama 24 jam. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGWarga menonton suasana pemudik melintasi jalan tol darurat Brebes Timur dan Pemalang-Batang di Batang, Jawa Tengah, Kamis (22/6/2017). Mulai Kamis malam ini (22/6/2017) jalan tol darurat Brebes Timur-Pemalang-Batang dibuka selama 24 jam.
|
EditorCaroline Damanik

SEMARANG, KOMPAS.com - Jalan tol darurat sepanjang 110 km dari Grinsing hingga Brebes telah dibuka Kamis (29/6/2017) pagi. Sejak dibuka, jalan tol darurat langsung disebut pemudik yang hendak kembali ke Jakarta.

Namun demikian, pemudik ternyata lebih memilih jalan Pantura ketimbang jalan tol darurat.

Berdasarkan catatan PT Jasa Marga Semarang Batang (JSB) kendaraan yang masuk melalui pintu Grinsing rata-rata 200 kendaraan per 15 menit, atau 800 kendaraan per jam.

Rinciannya yaitu sebanyak 181 kendaaan pukul 09.00 WIB hingga 09.15 WIB, lalu 214 kendaraan dari pukul 09.15 - 09.30 WIB, 194 kendaraan pukul 09.30 WIB hingga 09.45 dan 189 kendaraan 15 menit setelahnya.

"Perhitungan kami dalam satu jam pertama pada jam 9 pagi, kendaraan yang menuju ke Pantura masih mendominasi," kata Kepala Humas PT JSB Iwan Abrianto, Kamis (29/6/2017).

Kondisi berbeda terjadi di Jalur Pantura Batang. Rata-rata kendaraan yang melintas di jalan nasional itu sekitar 425 kendaraan per 15 menit, atau dua kali lipat dari jalan tol fungsional. Kendaraan yang terdata itu misalnya pada pukul 09.00 WIB hingga 09.15 ada 431 kendaraan, lalu pukul 09.15 hingga pukul 09.30 sebanyak 378 kendaraan, pukul 09.30 hingga 09.45 itu 426 kendaraan, dan 482 kendaraan pada 15 menit berikutnya.

"Jalan Pantura masih mendominasi," papar Iwan.

(Baca juga: Mereka di Balik Jalan Pantura Semarang yang Kering dari Banjir Rob)

Jalan tol darurat dari Grinsing di Kabupaten Batang hingga Brebes dibuka Kamis pagi tadi pukul 06.30 WIB bagi pemudik yang hendak kembali ke Jakarta.

Seremoni pembukaan jalur tol darurat sepanjang 110 km untuk arus balik ini dibuka dengan pengawalan langsung oleh mobil patroli polisi dibawah Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng. (K93-14)

 

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Gunung Semeru Meletus Keluarkan Awan Panas dan Guguran Lava, Mengarah ke Lumajang

Regional
BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

BNPB Minta Warga Waspadai Lahar Dingin Pasca-letusan Gunung Semeru

Regional
Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Mantan Pejabat BNN Sumut Jadi Tersangka Dugaan Penggelapan Rp 756 Juta

Regional
Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Harga Cabai Rawit Merah di Cianjur Tembus Rp 100.000 Per Kg

Regional
Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Sungai di Manado Meluap, Warga Diminta Mengungsi

Regional
Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Kronologi Kejar-kejaran Satgas Bea Cukai Vs Kapal Rokok Ilegal, Kapal Satgas Sempat Dilempari Bom Molotov

Regional
Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Di Tengah Pandemi, Lapangan Migas di Sumsel Bukukan Kenaikan Produksi

Regional
BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

BPPTKG Rekomendasikan Pengungsi di Luar Daerah Bahaya Letusan Merapi untuk Pulang

Regional
Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Marah Tanah Warisan Ayahnya Digarap, Keponakan Aniaya Paman Hingga Tewas

Regional
PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

PLN Pasang Telepon Satelit, Perlancar Koordinasi Penanganan Pasca-gempa Sulbar

Regional
Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Sumbar Siapkan 5 RS Rujukan bagi Warga yang Alami Efek Samping Vaksinasi

Regional
Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Gubernur NTB Promosikan Sepeda Listrik Buatan Lokal ke Menpar

Regional
Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Pegiat Bahasa Sunda Bersiap Sambut Hari Bahasa Ibu Internasional

Regional
Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Kematian Pasien Covid-19 di Atas 50 Tahun di Kulon Progo Terus Bertambah

Regional
Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Alumni Sekolah dan Komunitas Sosial Gelar Aksi Teaterikal Doakan Rahmania, Korban Sriwijaya Air SJ 182 Asal Kediri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X