Kompas.com - 29/06/2017, 08:05 WIB
Pengunjung memadati area candi induk di komplek Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Rabu (28/6/2017). KOMPAS.com/Teuku Muh Guci SPengunjung memadati area candi induk di komplek Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Rabu (28/6/2017).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Aparat kepolisian, TNI, dan pasukan pengamanan presiden (Paspampres) mulai mengamankan kompleks Candi Prambanan, Kamis (29/6/2017).

Pantauan Kompas.com, aparat kepolisian dan TNI terlihat berjaga di luar candi induk. Sebelum berjaga, mereka sempat apel di taman Komplek Candi prambanan.

Pasukan pengamanan presiden sudah berjaga di area candi induk. Mereka terlihat mengenakan pakaian batik dan celana hitan.

"Sterilisasi sudah dimulai sejak pukul 03.00 WIB," kata seorang satpam, Epria Angga, ketika berbincang dengan Kompas.com.

Menurut Epria, sterilisasi itu berkaitan dengan rencana kedatangan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke candi yang dibangun pada abad ke-12 pada hari ini. Namun dia tak mengetahui soal kepastian waktu kedatangan Obama ke Candi Prambanan itu.

"Saya kurang tahu jamnya," kata Epria.

(Baca juga: Saat Obama Kaget di Candi Borobudur...)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menyebutkan, pengunjung tak diperkenankan masuk ke komplek candi induk ketika Obama datang. Menurut dia, pengunjung boleh masuk setelah Obama meninggalkan komplek candi induk.

"Nanti Obama juga masuk lewat pintu khusus," kata Epria.

Kawasan candi induk sempat ditutup selama beberapa jam. Pengunjung yang datang pagi itu tidak boleh masuk hingga pukul 07.30 WIB.

Meski pintu utama masuk telah dibuka, pengunjung tetap tak boleh mendekati candi utama. Pengunjung hanya bisa berkeliling ditumpukan batu di komplek candi utama. Mereka pun hanya terlihat melakukanswafoto karena belum diperkenankan masuk ke kawasan candi induk. 

 

Kompas TV Setelah menghabiskan waktu berlibur di Bali, Barack Obama dan keluarga tiba di Yogyakarta.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.