Berdesakan, Puluhan Warga Pingsan Saat "Open House" JK di Makassar

Kompas.com - 27/06/2017, 12:13 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bersilaturahmi dengan warga Makassar di kediaman pribadinya di Jalan Hadji Bau, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (27/6/2017). KOMPAS.com/Hendra CiptoWakil Presiden Jusuf Kalla (JK) bersilaturahmi dengan warga Makassar di kediaman pribadinya di Jalan Hadji Bau, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (27/6/2017).
|
EditorSandro Gatra

MAKASSAR, KOMPAS.com - Gara-gara berdesakan, puluhan warga pingsan ketika hendak menghadiri acara open house Lebaran yang digelar Wakil Presiden Jusuf Kalla di kediaman pribadinya di Jl Hadji Bau, Makassar, Selasa (27/6/2017).

Sejak pagi, puluhan ribu orang mendatangi kediaman JK dari penjuru Kota Makassar dan Kabupaten di Sulsel.

Mereka berdesak-desakan di bawah terik matahari. Akhirnya, puluhan orang jatuh pingsan.

Personel pengamanan dari TNI/Polri langsung mengevakuasi para korban keluar dari kerumunan.

Para korban dibawa ke posko tim medis guna mendapatkan pertolongan.

Pemadam kebakaran yang disiagakan di sekitar kediaman JK sempat menyemprotkan air kearah massa yang berdesakan.

Saat itu, massa berteriak kepanasan di bawa teriknya sinar matahari.

Petugas keamanan dari TNI/Polri sebenarnya telah membuat sistem pembagian kelompok untuk bersilaturahim dengan JK. Namun, desak-desakan tetap saja terjadi karena jumlahnya mencapai puluhan ribu orang.

Setelah situasi tidak memungkinkan lagi, panitia open house terpaksa menghentikan acara silaturahim untuk umum. Demikian pula pembagian uang dan kue kepada warga.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Tak Ada Gugatan Hasil Pilkada, Eistianah Ditetapkan sebagai Bupati Demak Terpilih

Regional
KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

KPU Tetapkan Wabup Petahana sebagai Bupati Blora Terpilih

Regional
Rumah Warga Roboh dan Ubin RSUD Talaud Pecah akibat Gempa di Sulawesi Utara

Rumah Warga Roboh dan Ubin RSUD Talaud Pecah akibat Gempa di Sulawesi Utara

Regional
Pemprov Maluku Terapkan Aturan Baru, Tamu di Kantor Gubernur Wajib Tes Cepat Antigen

Pemprov Maluku Terapkan Aturan Baru, Tamu di Kantor Gubernur Wajib Tes Cepat Antigen

Regional
Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Nyaris Penuh, Begini Langkah Pemkot Kupang

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Nyaris Penuh, Begini Langkah Pemkot Kupang

Regional
Antisipasi Dampak PPKM, Ganjar Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1 Triliun

Antisipasi Dampak PPKM, Ganjar Ajukan Tambahan Anggaran Rp 1 Triliun

Regional
Lebih Sepekan PTKM, Kasus Covid-19 di DIY Melonjak, Hari Ini Bertambah 456

Lebih Sepekan PTKM, Kasus Covid-19 di DIY Melonjak, Hari Ini Bertambah 456

Regional
Hendi-Ita Resmi Ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Terpilih

Hendi-Ita Resmi Ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang Terpilih

Regional
PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Wali Kota Solo: Kita Ikut Saja

PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, Wali Kota Solo: Kita Ikut Saja

Regional
Pengusaha yang Diduga Gelapkan Pajak Rp 2,5 Miliar di Jambi Segera Diadili

Pengusaha yang Diduga Gelapkan Pajak Rp 2,5 Miliar di Jambi Segera Diadili

Regional
9 Hari PPKM di Jatim, 1,2 Juta Warga Terjaring Operasi Yustisi, Denda Terkumpul Rp 299 Juta

9 Hari PPKM di Jatim, 1,2 Juta Warga Terjaring Operasi Yustisi, Denda Terkumpul Rp 299 Juta

Regional
RSUD Gunungsitoli Berganti Nama Jadi RSUD dr M Thomsen Nias

RSUD Gunungsitoli Berganti Nama Jadi RSUD dr M Thomsen Nias

Regional
Soal Wacana Polantas Tak Lagi Menilang dan Digantikan ETLE, Warga: Uang Tilang Aman

Soal Wacana Polantas Tak Lagi Menilang dan Digantikan ETLE, Warga: Uang Tilang Aman

Regional
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Sulut, Warga Talaud Panik hingga Lari Keluar Rumah

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Sulut, Warga Talaud Panik hingga Lari Keluar Rumah

Regional
Ganjar Setuju PPKM di Jawa Tengah Diperpanjang

Ganjar Setuju PPKM di Jawa Tengah Diperpanjang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X