Mereka di Balik Jalan Pantura Semarang yang Kering dari Banjir Rob

Kompas.com - 26/06/2017, 09:40 WIB
Jalur Pantura Kaligawe Semarang pada H-2 Lebaran, Jumat (23/6/2017) Kompascom/Nazar NurdinJalur Pantura Kaligawe Semarang pada H-2 Lebaran, Jumat (23/6/2017)
|
EditorCaroline Damanik

SEMARANG, KOMPAS.com - Jalan Pantura Semarang pada Hari Lebaran sudah kering dan terbebas dari banjir rob. Air yang terbiasa menggenangi jalanan sudah tak terlihat lagi.

Pantauan KOMPAS.com, Minggu (25/6/2017) malam sekitar pukul 22.00 WIB, tidak terlihat lagi genangan air di jalan nasional menuju Surabaya itu.

Jalanan pun masih terlihat ramai lancar. Tidak terlihat kemacetan dari jalur itu. Genangan air hanya terlihat sedikit di jalur itu karena imbas dari hujan di wilayah Kota Semarang.

Secara umum, jalur Pantura Semarang sudah kering dan aman untuk dilewati. Meski jalanan kering, para petugas penjaga rob terpantau masih berjaga di tenda-tenda di dekat pompa. Mereka standby jika sewaktu-waktu air pasang maupun air hujan membanjiri jalanan.

Salah satu penjaga pompa, Nuryanto mengatakan, tugas menjaga pompa dilakukan secara bergantian. Tiap hari, ada tiga shift pembagian tugas berjaga. Dalam tiap shift, ada tiga hingga empat personel yang bertugas menjaga.

"Ada empat petugas yang jaga, tapi satu gantian istirahat dan tidak boleh ditinggalkan. Pompa harus siap, personel harus siap, dan listrik juga harus nyala," kata dia.

Nuryanto bersama teman-temannya sudah tiga tahun belakang menjaga pompa di Jalan Kaligawe Semarang. Ia bertugas menjaga pompa dan menyedot air jika banjir rob melanda wilayah itu.

"Sudah tiga tahun di sini, jaga pompa di sini," ucapnya.

(Baca juga: Menteri PUPR Pastikan Jalan Pantura Semarang Bebas Banjir Rob)

 

Kompas TV Kelelahan, Para Pemudik Tidur di Trotoar Pantura

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Modus Ritual Sembuhkan Penyakit, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah di Bawah Umur

Modus Ritual Sembuhkan Penyakit, Pemilik Sanggar Tari Diduga Cabuli 9 Bocah di Bawah Umur

Regional
Bermodus Ritual Kunci Batin, Guru Tari Diduga Cabuli Sembilan Muridnya

Bermodus Ritual Kunci Batin, Guru Tari Diduga Cabuli Sembilan Muridnya

Regional
Dinkes Kalbar Tes Swab Antigen Acak Penumpang Kapal dari Kayong Utara

Dinkes Kalbar Tes Swab Antigen Acak Penumpang Kapal dari Kayong Utara

Regional
Setahun Pandemi, Tak Satu Pun Warga Suku Baduy Kena Covid-19, Ini Rahasianya

Setahun Pandemi, Tak Satu Pun Warga Suku Baduy Kena Covid-19, Ini Rahasianya

Regional
Baru 2 Bulan Menikah, Seorang Istri Tewas Dibunuh Suami, Motifnya Cemburu

Baru 2 Bulan Menikah, Seorang Istri Tewas Dibunuh Suami, Motifnya Cemburu

Regional
RS Lapangan untuk Covid-19 Didirikan di Benteng Vastenburg Solo, Targetnya 7 Hari Selesai

RS Lapangan untuk Covid-19 Didirikan di Benteng Vastenburg Solo, Targetnya 7 Hari Selesai

Regional
KPU Magelang Tetapkan Nur Aziz-Mansyur Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

KPU Magelang Tetapkan Nur Aziz-Mansyur Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih

Regional
Kontak Senjata TNI dan KKB di Intan Jaya, Kogabwilhan III: Jumat Siang Masih Terjadi Baku Tembak

Kontak Senjata TNI dan KKB di Intan Jaya, Kogabwilhan III: Jumat Siang Masih Terjadi Baku Tembak

Regional
Rekam dan Sebarkan Video Adegan Panas Pasien di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Rekam dan Sebarkan Video Adegan Panas Pasien di Ruang Isolasi, 2 Pegawai RS Jadi Tersangka

Regional
Petugas Berjaga Kuburan Paus, Khawatir Warga Ambil Tulang Belulang

Petugas Berjaga Kuburan Paus, Khawatir Warga Ambil Tulang Belulang

Regional
Diduga Dianiaya OTK, Karyawati Minimarket yang Hamil Terluka di Perut, Begini Kondisinya

Diduga Dianiaya OTK, Karyawati Minimarket yang Hamil Terluka di Perut, Begini Kondisinya

Regional
Cuit Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, padahal Kasus Covid-19 Tinggi

Cuit Viral di Medsos, Unila Ngotot Mahasiswa KKN Turun Lapang ke Desa-desa, padahal Kasus Covid-19 Tinggi

Regional
2 Warga Papua Dianiaya OTK, Salah Satunya Tewas di Tempat

2 Warga Papua Dianiaya OTK, Salah Satunya Tewas di Tempat

Regional
Marak Prostitusi di Sepanjang Jalur Puncak Bogor Berkedok Penawaran Vila

Marak Prostitusi di Sepanjang Jalur Puncak Bogor Berkedok Penawaran Vila

Regional
Letusan Gunung Api Sebabkan Pemanasan Global? Ini Penjelasan Ahli ITB

Letusan Gunung Api Sebabkan Pemanasan Global? Ini Penjelasan Ahli ITB

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X