Kompas.com - 23/06/2017, 19:47 WIB
Suasa kediaman Mukri di Desa Randugading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang usai terkena ledakang petasan, Jumat (23/6/2017) KOMPAS.com/Andi HartikSuasa kediaman Mukri di Desa Randugading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang usai terkena ledakang petasan, Jumat (23/6/2017)
|
EditorCaroline Damanik

MALANG, KOMPAS.com - Mukri (45), warga Dusun Rambaan, Desa Randugading, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang kritis setelah terkena ledakan petasan yang sedang dibuatnya di rumahnya, Jumat (23/6/2017).

Kepala Kepolisian Sektor Tajinan AKP Sony Setiyo Widodo mengatakan, kejadian itu bermula saat Mukri membuat petasan di bagian belakang rumahnya.

Diduga, Mukri yang menjadi korban sekaligus pelaku dalam kejadian itu terlalu kencang memadatkan petasan sehingga membuat gesekan yang menimbulkan ledakan.

"Pas memadatkan petasan, memasukkan sumbu lalu ada gesekan terus meledak," katanya.

Akibat ledakan itu, korban mengalami luka bakar hampir di seluruh tubuh, mulai dari wajah, lengan hingga kaki. Korban dilarikan ke RSUD Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

"Yang jelas, yang luka wajah. Wajah itu luka bakar, kelopak kedua mata juga. Lengan kanan kiri sobek-sobek, kedua kaki luka-luka," ungkapnya.

(Baca juga: Pemusnahan Petasan Timbulkan Ledakan, Belasan Rumah Warga Rusak)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat kejadian, hanya ada korban di dalam rumah tersebut sehingga tidak ada korban lain dalam kejadian itu.

Selain menyebabkan korban kritis, atap bagian belakang rumah yang terbuat dari hasbes hancur terkena ledakan.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan atas kejadian itu, termasuk besaran petasan yang meledak, karena petasan yang sudah selesai proses pembuatannya meledak semua.

"Ini sudah meledak semua," katanya.

(Baca juga: Cerita Korban Ledakan Pemusnahan Petasan, Tahrir Dilarikan ke RS dan Samin Sembuh dari Encok)

Polisi juga akan menyelidiki serbuk peledak yang dipakai untuk membuat petasan tersebut, termasuk pemasarannya setelah petasan itu selesai dibuat.

"Dapat obat dari mana. Beli atau buat sendiri masih dalam penyelidikan. Dijual atau dipakai sendiri masih dalam pendataan," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.