"Menko Maritim Minta Zero Perusahaan Sekitar Danau Toba"

Kompas.com - 22/06/2017, 11:18 WIB
KOMPAS.com/Mei Leandha Nelayan tradisional di Danau Toba yang terus mengeluh hasil tangkapannya terus menurun, Senin (3/4/2017)

MEDAN, KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi mengatakan, kondisi Danau Toba saat ini memprihatinkan. Karena itu, belum lama ini, Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, meminta perusahaan-perusahaan yang ada di sekitar Danau Toba ditiadakan. 

Luhut menilai, perusahaan-perusahaan tersebut merusak kualitas air danau.

"Menko Maritim meminta zero perusahaan sekitar danau, tapi Pemprov Sumut berjanji akan mengurangi dan berusaha membenahinya,” ujar Erry saat menerima utusan PT Aquafarm Nusantara, Kamis (22/6/2017).

Erry menjelaskan, perusahaan sudah membantu masyarakat sekitar membangun rumah ibadah dan lainnya. Walaupun diakuinya, bantuan tersebut tidak bisa mengalahkan pentingnya masalah lingkungan.

“Bagaimana perusahaan sekitar danau tetap menjaga dan mencari cara agar limbah dari perusahaan tidak merusak kualitas air Danau Toba,” tuturnya.

(Baca juga: Arahan Menko Maritim, Seluruh Persoalan Danau Toba Harus Dipercepat)

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, Hidayati mengatakan, selama ini perusahaan sekitar danau mengabaikan persoalan lingkungan. Bahkan limbah buangan perusahaannya merusak ekosistem danau.

Selama ini, perusahaan kurang berkomunikasi dengan pemerintah setempat termasuk Dinas Lingkungan Hidup yang menangani dan mengetahui bagaimana kondisi danau.

"Kondisi Danau Toba saat ini sangat memprihatikan, termasuk kualitas airnya. Kebanyakan dicemari oleh limbah domestik. Ayolah, perusahaan sekitar danau bersama-sama menjaga lingkungan Danau Toba,” kata Hidayati.

Direksi PT Aquafarm Nusantara I Wayan Mudana mengatakan, kedatangan mereka untuk meminta arahan Pemprov Sumatera Utara agar kedepannya perusahaan ini memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar dan Pemprov Sumut.

(Baca juga: Air Danau Toba Tercemar, Warga Terpaksa Jalan Kaki 3 Km untuk Dapat Air Bersih)

 

Wayan menjelaskan, selama ini pihaknya mendapat dukungan pemerintah sekitar Danau Toba dan Pemprov Sumut untuk menjalankan operasional produksinya.

"Kami berkomitmen mendukung program pemerintah pusat untuk menjadikan kawasan Danau Toba menjadi kawasan destinasi wisata unggulan,” ucap Wayan.



EditorReni Susanti
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Heboh Paus Terdampar di Geopark Ciletuh, Tubuh Penuh Luka hingga Jadi Tontonan Warga

Heboh Paus Terdampar di Geopark Ciletuh, Tubuh Penuh Luka hingga Jadi Tontonan Warga

Regional
Kemarau Datang Lebih Awal, 7.000 Warga Terdampak Kekeringan

Kemarau Datang Lebih Awal, 7.000 Warga Terdampak Kekeringan

Regional
Cerita Dahlan Sang Petugas 'Cleaning Service', Menangis Haru Saat Dihadiahi Umrah

Cerita Dahlan Sang Petugas "Cleaning Service", Menangis Haru Saat Dihadiahi Umrah

Regional
Hutan Bukit Kondo di Taman Nasional Gunung Rinjani Terbakar

Hutan Bukit Kondo di Taman Nasional Gunung Rinjani Terbakar

Regional
Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan

Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan

Regional
Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Regional
PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

Regional
Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Regional
Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Regional
Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Regional
Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Regional
Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Regional
Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Regional
2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional

Close Ads X