Kompas.com - 22/06/2017, 07:00 WIB
Eka Duta Prasetya (15) remaja asal Desa Ngadirejo, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, yang mendaftar sekolah pakai uang receh hasil tabungannya sejak kelas 6 SD, Rabu (21/6/2017). Kompas.com/Ika FitrianaEka Duta Prasetya (15) remaja asal Desa Ngadirejo, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, yang mendaftar sekolah pakai uang receh hasil tabungannya sejak kelas 6 SD, Rabu (21/6/2017).
|
EditorCaroline Damanik

MAGELANG, KOMPAS.com - Dengan teliti, Eka Duta Prasetya (15) menghitung setiap keping uang receh Rp 1.000 di depan teller Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Payaman, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Rabu (21/6/2017) sore.

Kepingan uang receh itu dikeluarkan dari tas jinjing warna merah. Wajahnya berseri-seri saat teller mengatakan bahwa uangnya pas jumlahnya Rp 1,5 juta. Duta lantas mendapatkan buku tabungan atas namanya sendiri.

"Alhamdulillah, bisa punya tabungan sendiri di bank," ucap Duta sambil menunjukkan buku tabungannya kepada Kompas.com.

Duta adalah remaja yang fotonya viral di media sosial Facebook dan Instagram, sejak Selasa (20/6/2017).

Dalam foto itu, dia terlihat di depan tumpukan uang koin di atas meja. Sementara di depannya, ada seorang guru yang sedang menghitung ratusan pecahan uang logam tersebut.

Di foto yang sudah dibagikan ribuan kali oleh warganet itu, Duta sedang menghadap panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) MAN I Payaman, Kota Magelang. Dia masih mengenakan seragam MTs Negeri Kota Magelang. Dia mengamati guru di depannya yang tampak serius menghitung uang miliknya.

Uang tersebut ternyata hasil tabungan Duta sejak duduk di bangku kelas 6 SD atau sekitar empat tahun lalu. Hampir setiap hari, dia menyisihkan uang saku pemberiang sang ayah untuk ditabung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setiap hari dapat uang saku Rp 10.000-Rp 12.000, saya tabung Rp 5.000-Rp 7.000 setiap hari di kaleng bekas kue di rumah. Saya jarang jajan di sekolah, sisanya buat beli kebutuhan sehari-hari saja," katanya.

(Baca juga: Ketika Jokowi Berdialog dengan Siswa SMP yang "Ngapak")

Dia memantapkan hati untuk menabung karena sadar ayahnya tidak mampu membiayai pendidikannya. Ayahnya, Agung Prasojo (42), bekerja sebagai tukang parkir di RS Tentara dr Soedjono Kota Magelang.

Ibunya, Tatik (37), sudah lama berpisah dengan ayahnya dan sudah memiliki keluarga baru di Bandung, Jawa Barat.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.