Ombusdmen Investigasi Kasus Sopir Taksi "Online" Dihukum Buka Baju

Kompas.com - 20/06/2017, 18:08 WIB
Seorang sopir taksi online dihukum buka baju setelah diketahui beroperasi di Bandara Adisucipto Yogyakarta YouTubeSeorang sopir taksi online dihukum buka baju setelah diketahui beroperasi di Bandara Adisucipto Yogyakarta
|
EditorErlangga Djumena

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Peristiwa tidak menyenangkan yang dialami oleh Frikal, driver online di Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuai keprihatinan banyak pihak.

Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan DIY pun akan melakukan investigasi untuk memastikan ada tidaknya tindakan maladministrasi berupa pembiaran oleh pihak terkait dalam peristiwa tersebut.

"Ombudsman akan melakukan investigasi ada tidaknya tindakan maladministrasi di peristiwa perlakuan tidak patut terhadap sopir taksi online yang terjadi di lingkungan Bandara Adisucipto Yogyakarta kemarin," ujar Ketua Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan DIY, Budi Masturi saat dihubungi Kompas.com, Selasa (20/6/2017).

Budi mengungkapkan, pihaknya hari ini telah mengirimkan surat ke PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta. 


"Siang tadi sudah dikirimkan surat permintaan Klarifikasi ke General Manajer Angkasa Pura I Yogyakarta. Klarifikasi ini merupakan bagian dari investigasi," tegasnya.

Baca juga: Sopir Taksi Online: Saya Sudah Teriak-teriak, Pak Jangan Masuk

Ombudsman lanjutnya, meminta penjelasan ke PT Angkasa Pura I (Persero) karena kejadiannya berada di Bandara Adisutjipto Yogyakarta.

"Sedemikian lama kejadianya, beberapa jam itu kan, mestinya kemudian bisa di cegah atau dihentikan secepat mungkin. Kami meminta penjelasan apakah ada indikasi pembiaran saat tindakan yang tidak sepatutnya itu terjadi," tandasnya.

Menurut dia, dalam proses investigasi, Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan DIY akan turun ke lapangan untuk mengecek lokasi kejadian. Selain itu guna melengkapi data, pihaknya juga akan meminta keterangan berbagai pihak, termasuk korban.

"Tidak menutup kemungkinan kita akan cek lokasi, dan meminta keterangan berbagai pihak termasuk, driver online yang menjadi korban. Hanya saja ini mendekati libur, mungkin setelah Lebaran," ucapnya.

Dia mengatakan, nantinya semua hasil investigasi akan dilihat apakah ada dugaan indikasi maladministrasi atau tidak. Tetapi jika kemudian yang melakukan tindakan tidak sepatutnya itu bukan dari instansi publik, artinya bukan menjadi kewenangan Ombudsman.

"Nanti kita lihat apakah ada dugaan maladministrasi atau tidak. Kalau kemudian yang melakukan bukan instansi publik , diluar kewenangan Ombudsman, itu kewenangan aparat keamanan dan dibandara kan ada aparat keamanannya," sebutnya.

Baca juga: Kasus Sopir Taksi "Online" Dihukum Buka Baju, Korban Akhirnya Lapor ke Polisi

Kompas TV Angkut penumpang di bandara, seorang sopir taksi online dianiaya oleh sekelompok pria tak dikenal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Regional
Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Regional
Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Regional
Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Regional
Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Regional
Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Regional
Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

[POPULER NUSANTARA] Rumah Ayah Tiri Kapolri Tito Terbakar | Cerita Driver Ojol Lulus Cum Laude S2

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X