Petugas Sidak Mi Samyang Mengandung Babi di Pusat Perbelanjaan Solo

Kompas.com - 20/06/2017, 05:24 WIB
Petugas melakukan sidak di sejumlah pusat perbelanjaan di Solo, Senin (19/6/2017). KOMPAS.com/M WismabrataPetugas melakukan sidak di sejumlah pusat perbelanjaan di Solo, Senin (19/6/2017).
|
EditorReni Susanti

SOLO, KOMPAS.com - Petugas Dinas Kesehatan Kota Surakarta melakukan inspeksi mendadak (sidak) produk mi kemasan yang diduga mengandung fragmen DNA spesifik babi. Sidak dilakukan di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Solo.

Sidak dilakukan tim gabungan dari Pemerintah Kota Solo untuk mencari produk mi instan asal Korea Selatan itu. Selain meresahkan masyarakat karena mengandung babi, produk tersebut tidak lolos uji Badan Pengawasan Obat dan Makanan ( BPOM).

Seusai merilis hasil temuan, BPOM merilis empat jenis mi instan asal Korea yang tidak boleh beredar di Indonesia. Empat jenis merek mi tersebut adalah Samyang U-dong, Samyang Kimchi, Nongshim Shin Ramyun Black, dan Ottogi Yeul Ramen.

"Hari Senin ini sudah mengecek di dua lokasi, dan juga kita periksa di gudang, tidak ada temuan mi instan yang dilarang oleh BPOM," ujar Anom Yuliansyah, Kepala Seksi Farmasi dan Perbekalan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Senin (19/6/2017).

(Baca juga: Mie Samyang yang Mengandung Babi Ditemukan di Manokwari dan Surabaya)

Dalam sidak, petugas menemukan mi instan dari Korea, namun tidak termasuk dalam daftar produk terlarang dari BPOM. Tim gabungan dari Dinas Kesehatan Kota, Dinas Pertanian dan Polresta Solo, akan terus melakukan pengawasan menjelang lebaran.

"Untuk barang yang tidak terdapat dalam daftar BPOM, tidak kita tarik. Karena dasar sidak kita hanya yang tertulis di daftar rilis BPOM," kata Anom.

Sementara itu, menurut salah satu General Manager di pusat perbalanjaan di Solo, Melisa Apriana mengaku sudah mendapat pemberitahuan dari BPOM, terkait produk terlarang tersebut.

(Baca juga: Mie Korea Samyang Mengandung Babi, Ini Kata Aprindo)

"Setelah kita terima dan kita cek di toko, kita memang tidak menjual produk tersebut," pungkasnya. 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 7 Tahun Jadi Korban ke Delapan DBD di Sikka

Bocah 7 Tahun Jadi Korban ke Delapan DBD di Sikka

Regional
Warga Jepang yang Positif Virus Corona Pernah Menginap di Denpasar

Warga Jepang yang Positif Virus Corona Pernah Menginap di Denpasar

Regional
Gara-gara Uang Parkir, Seorang Juru Parkir di Tempat Hiburan Tewas Ditusuk Pengunjung

Gara-gara Uang Parkir, Seorang Juru Parkir di Tempat Hiburan Tewas Ditusuk Pengunjung

Regional
2 Pasien yang Sempat Diisolasi di RSHS Bandung Belum Lewati Masa Inkubasi

2 Pasien yang Sempat Diisolasi di RSHS Bandung Belum Lewati Masa Inkubasi

Regional
Menahan Tangis, Pembina Pramuka Minta Maaf, Akui Lalai hingga 10 Siswa Tewas Saat Susur Sungai

Menahan Tangis, Pembina Pramuka Minta Maaf, Akui Lalai hingga 10 Siswa Tewas Saat Susur Sungai

Regional
Marak Kecurangan Dana Desa di Maluku, Polisi Diminta Lebih Mengawasi

Marak Kecurangan Dana Desa di Maluku, Polisi Diminta Lebih Mengawasi

Regional
Kepsek Cabuli Siswinya, Korban Mengaku Diancam dengan Foto Bugil

Kepsek Cabuli Siswinya, Korban Mengaku Diancam dengan Foto Bugil

Regional
Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Regional
77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

Regional
30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

Regional
Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Regional
3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

Regional
Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Regional
3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

Regional
Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X