Delapan Pemudik Tewas akibat Kecelakaan Maut di Jembrana Bali

Kompas.com - 18/06/2017, 11:36 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.
|
EditorBayu Galih

DENPASAR, KOMPAS.com - Delapan orang pemudik tewas dan lima lainnya mengalami luka akibat kecelakaan di kilometer 121-122 Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, Sabtu (17/6/2017) m.

Kapolres Jembrana AKBP Priyanto Priyo Hutomo menjelaskan kronologi kejadian. Dari keterangan sejumlah saksi, seluruh korban datang dari arah Denpasar menuju pelabuhan Gilimanuk menggunakan mobil travel jenis Elf yang dikendarai Subagyo.

"Mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sehingga sopir out of control dan terbalik ke arah jalur yang berlawanan dari arah Gilimanuk," kata Priyanto Kepada Kompas.com, Minggu (18/6/2017) pagi.

Ketika jatuh ke arah kanan, di saat bersamaan ada truk jenis tronton melintas. Tabrakan pun tidak dapat dihindari.

Untuk korban luka-luka masih dirawat di RSUD Jembrana. Sedangkan jenazah delapan orang yang meninggal diantar petugas ke kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Minggu pagi.

Polisi juga telah menahan sopir tronton untuk dimintai keterangan. Sedangkan sopir travel tewas akibat kecelakaan.

"Jenazahnya sudah diantar ke kampung halamannya masing-masing dengan pengawalan petugas sampai ke Ketapang. Nanti petugas di sana secara estafet mengawal sampai ke kampung halaman," kata Priyanto.

Atas kejadian ini, Priyanto menghimbau kepada pemudik maupun sopir angkutan umum untuk memperhatikan kondisi fisik saat mengendarai kendaraan. Jika capek, sebaiknya beristirahat di sejumlah rest area yang sudah disiapkan.

"Kami juga berharap pemudik untuk memperhatikan kondisi kendaraan, budayakan antre dan mematuhi rambu lalu lintas yang ada," ujar Priyanto.

(Baca juga: Ini Titik Rawan Macet dan Kecelakaan di Jalur Selatan Yogyakarta)

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gara-gara Uang Study Tour, Ayah Bunuh Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah

Gara-gara Uang Study Tour, Ayah Bunuh Siswi SMP yang Tewas di Drainase Sekolah

Regional
Diduga Korsleting Listrik, Dua Ruangan SMA 1 Pangkah Tegal Dilalap Api

Diduga Korsleting Listrik, Dua Ruangan SMA 1 Pangkah Tegal Dilalap Api

Regional
Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Regional
Driver Ojol Asal Sragen yang Kena Peluru Nyasar Polisi Dioperasi, Kondisinya Membaik

Driver Ojol Asal Sragen yang Kena Peluru Nyasar Polisi Dioperasi, Kondisinya Membaik

Regional
Polisi Cari Pemasok Kartu Ponsel untuk 'Gojek Tuyul' di Malang

Polisi Cari Pemasok Kartu Ponsel untuk "Gojek Tuyul" di Malang

Regional
Tak Ada Gempa Susulan Usai Gempa 6,0 Guncang Maluku, Apa Penyebabnya?

Tak Ada Gempa Susulan Usai Gempa 6,0 Guncang Maluku, Apa Penyebabnya?

Regional
Dedi Mulyadi Usulkan Omnibus Law untuk Atasi Banjir DKI, Jabar dan Banten

Dedi Mulyadi Usulkan Omnibus Law untuk Atasi Banjir DKI, Jabar dan Banten

Regional
Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Regional
Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Regional
3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

Regional
Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Regional
Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Regional
Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Regional
Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X