Kompas.com - 18/06/2017, 07:41 WIB
Inilah kondisi jalan tol Palembang-Indralaya yang amblas Sabtu (17/6/2017). Sejumlah alat berat diterjunkan untuk memperbaiki jalan yang rencananya digunakan saat arus mudik nanti KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIAInilah kondisi jalan tol Palembang-Indralaya yang amblas Sabtu (17/6/2017). Sejumlah alat berat diterjunkan untuk memperbaiki jalan yang rencananya digunakan saat arus mudik nanti

INDRALAYA, KOMPAS.com - Jalan tol Palembang-Indralaya yang berada di Kecamatan Pemulutan Ogan Ilir Sumatera Selatan, tepatnya di kilometer 1 + 350 akses Pemulutan, amblas pada Sabtu (17/6/2017).

Akibat kejadian itu, jalan tol yang rencananya akan digunakan saat arus mudik Lebaran nanti terancam tidak bisa digunakan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, jalan tol yang baru saja diuji coba pada Jumat (16/6/2017) dan dinyatakan siap digunakan saat arus mudik nanti, amblas tanpa disertai tanda-tanda sebelumnya.

Jalan yang amblas adalah jalan yang berada di STA 7 yang mengarah ke Jalan Lintas Timur Palembang-Lampung dari titik nol di Desa Pegayut Pemulutan.

Panjang jalan yang amblas adalah 40 meter berada di sisi sebelah kiri jalan. Selain amblas jalan itu juga mengalami keretakan parah di beberapa bagian dan sangat bahaya bila digunakan saat arus mudik nanti jika tidak diperbaiki.

Pantauan Kompas.com, para pekerja terlihat berupaya memperbaiki jalan yang amblas. Dua buah alat berat diterjunkan untuk mengeruk jalan yang amblas, sebelum nantinya di timbun kembali dengan tanah baru.

Sejumlah pekerja juga berusaha memotong besi yang sebelumnya terpasang, dan diperuntukkan untuk pagar pembatas jalan.

Pimpinan proyek Transsumatera ruas Palembang-Indralaya, Hasan Nurcahyo mengatakan, amblasnya jalan tol tersebut akibat adanya kabel saluran udara tekanan tinggi (SUTT) milik PLN sepanjang 30 meter yang tidak bisa di-vacuum saat proses pengeringan lahan rawa.

Ini disebabkan proses pemasangan vacuum harus menggunakan rig setinggi 20 meter. Jika rig dipasang di bawah kabel tegangan tinggi itu, maka dikhawatirkan rig akan mengenai kabel SUTT yang bisa mengakibatkan rig tersengat listrik tegangan tinggi dan membahayakan operator rig.

"Karena mempertimbangkan hal itu, maka jalan sepanjang 30 meter yang tepat dibawa kabel SUTT vacuum dilakukan tanpa menggunakan BBD dengan resiko terjadi post settlement yang akan diatasi dengan cara pelapisan ulang, tapi ternyata hari ini terjadi sliding (amblas)," ujar Hasan.

"Yang kami antisipasi turun beberapa sentimeter ternyata di bawah terjadi pergeseran ke arah kiri," kata dia.

Hasan Nurcahyo menambahkan, pihaknya segera melakukan upaya perbaikan dengan membongkar aspal yang pecah lalu mengeruk jalan yang amblas, kemudian ditimbun dengan tanah baru.

"Kami berupaya dalam seminggu jalan ini dapat diperbaiki, mudah-mudahan cuaca baik sehingga kami dapat bekerja cepat," ucap Hasan.

(Baca juga: Meski Ada Perbaikan Jalan, Jalintim Lampung-Sumsel Siap Digunakan)

Kompas TV Kakorlantas Tinjau Jalur Mudik
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.