Polisi Nias Selatan Tangkap Pejabat Disdik karena Melakukan Pungli

Kompas.com - 16/06/2017, 13:46 WIB
Kapolres Nias Selatan AKBP Robert Kennedy Aritonang. KOMPAS.com/HENDRIK YANTO HALAWAKapolres Nias Selatan AKBP Robert Kennedy Aritonang.
|
EditorFarid Assifa

NIAS SELATAN, KOMPAS.com – Kepolisian Resor Nias Selatan, Sumatera Utara, melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Dinas Pendidikan Nias Selatan karena melakukan pungutan liar dalam proses pencairan dana bantuan sarana dan prasara serta pendidikan.

Tersangka adalah Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) dan Sarana Prasarana berinisial YS. Dia diduga melakukan pungli sebesar 15 persen dari setiap pencairan.

Baca juga: Kedapatan Pungli, Oknum PNS Ini Lari dan Teriak Tak Ingin Ditangkap

Kapolres Nias Selatan AKBP Robert Kennedy Aritonang saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (16/6/2017).

"Kabid PTK-nya sudah diamankan dan berinisial YS, beserta 5 buah handphone, buku tabungan dan sejumlah dokumen terkait pencairan dana tersebut,” kata Robert, Jumat (16/6/2017).

Robert mengatakan, penangkapan dilakukan pada Kamis (15/6/2017) sekitar pukul 20.35 WIB, itu dilakukan di tiga titik lokasi berbeda, masing-masing di Hall Defnas, Jalan Pramuka Kelurahan Pasar, Kota Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan. Kemudian di rumah Bendahara SMP Negeri 3 Hilisalawaahe, Jalan Saunigeho Km 02, Kelurahan Pasar, Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, dan di depan Rumah Dinas Bupati (sekitar Lapangan Ururusa) Jalan Muhammad Hatta, Keluarahan Pasar, Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan.

Unit Tipikor Satuan Reskrim Polres Nias Selatan kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi Kepala SMP Negeri 3 Hilisalawaahe berinisial AS.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tarik Pungli Pengukuran Tanah, Pegawai BPN Surabaya Ditangkap Polisi

AS sendiri mengaku sudah menyerahkan uang Rp 26 juta kepada Kabid PTK/Sarpras berinisial YS. Penyerahan uang tersebut sudah sepengetahuan bendahara serta komite sekolah dan uang itu sebagai bentuk pengutan liar (pungli).

”Di rumah bendahara di Jalan Saunigeho km 02, petugas mengamankan bendahara beserta uang sebesar 134 juta rupiah,” jelasnya.

"Pelaku sudah kita amankan di Polres Nias Selatan, dan saat ini masih dilakukan pengembangan," ujarnya.

Kompas TV Tim Saber Pungli Kota Surabaya, Jawa Timur, menangkap lima pegawai Badan Pertanahan Nasional Kota Surabaya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.