Kapolda Sumsel: Bagaimana Mungkin Kekasih Bunuh Tunangannya Sendiri?

Kompas.com - 15/06/2017, 20:00 WIB
Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto ketika bertanya kepada Martinus Asworo, tersangka pembunuhan calon pengantin, di Mapolda Sumsel, Rabu (14/6/2017). 
Tribun Sumsel/M ArdiansyahKapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto ketika bertanya kepada Martinus Asworo, tersangka pembunuhan calon pengantin, di Mapolda Sumsel, Rabu (14/6/2017).
|
EditorCaroline Damanik

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kapolda Sumatera Selatan Irjen Agung Budi Maryoto mengapresiasi kinerja bawahannya dalam menangkap Martinus Asworo (33) yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Chatarina Wiedyawati (30) atau Wiwid, kekasih yang akan dinikahinya.

Agung menilai, kasus pembunuhan ini termasuk sadis.

"Bagaimana mungkin pacarnya membunuh tunangannya sendiri," katanya di Mapolda Sumsel, Rabu (14/6/2017).

Agung menuturkan, dari pemeriksaan sementara diketahui, Asworo melakukan aksi ini seorang diri. Setelah lebih dari sebulan buron, Asworo akhirnya ditangkap di Lampung setelah polisi mengetahui keberadaannya melalui informasi pencairan uang atas nama korban di sebuah ATM.

"Saya ucapkan selamat untuk Tim Rimau yang sudah pecahkan kasus ini. Salah satunya (karena) pelaku mencairkan uang korban lewat ATM hingga akhirnya, polisi menindak secara yuridis dan tahu keberadaan korban," ungkap Agung.

(Baca juga: Ini Motif Sang Kekasih Membunuh Calon Pengantinnya)

Seperti dikutip dari Sriwijaya Post, Kamis (15/6/2017), Agung juga sempat berdialog langsung dengan pelaku saat ekspos perkara di depan gedung utama Mapolda Sumsel.

"Pakai apa kamu membunuh Chatarina?" kata Irjen Agung.

"Pakai kunci stir, Pak," jawab Asworo.

"Menyesal tidak kamu, dengan tindakan yang dilakukan?" tanya Agung.

"Ada Pak, rasa bersalah," timpal Asworo kemudian.

(Baca juga: Cinta Suci Calon Pengantin Berakhir Tragis di Tangan Kekasih)

Wiwid ditemukan tewas di semak-semak di jalan menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin 2, Palembang, Sumatera Selatan, tepatnya di Jalan Sungai Sedapat Soak Simpur RT 41 RW 08, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami.

Bersama dengan jasad Wiwid, di tempat kejadian perkara (TKP), polisi juga menemukan mobil Toyota Innova yang dipakai keduanya menuju Palembang serta sebuah tas. Dari hasil otopsi, ditemukan luka di bagian wajah dan sekujur tubuh Wiwid.

Jasadnya lalu disemayamkan dalam misa requiem di Rumah Duka RS RK Charitas di Palembang lalu dibawa ke rumah duka di Perumahan Suryo Permai 2, Suryodiningratan, Yogyakarta, Rabu (17/5/2017), sebelum dimakamkan di daerah asalnya itu.

(Baca juga: Tersangka Pembunuh Calon Pengantin Usai Pamit Foto Pre-Wedding adalah Kekasihnya Sendiri)

 

 

Kompas TV Tiga hari setelah perampokan dan pembunuhan di SPBU Daan Mogot, terjadi peristiwa serupa di Karawaci, Tangerang



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X