Heboh SKTM Palsu untuk Daftar PPDB "Online" di Jawa Tengah

Kompas.com - 15/06/2017, 16:38 WIB
Puluhan warga Kota Bandung mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menyampaikan keluhannya tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) KOMPAS.com/Reni SusantiPuluhan warga Kota Bandung mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung menyampaikan keluhannya tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
|
EditorReni Susanti

SEMARANG, KOMPAS.com - Netizen di Jawa Tengah dihebohkan dengan banyaknya komplain dari siswa dan wali murid soal pendaftaran online masuk SMA atau SMK. Meski pendaftaran berlangsung 11-14 Juni 2017, namun komplain masih terjadi.

Sejumlah netizen mengaku tersisih dari mereka yang membawa surat keterangan tidak mampu (SKTM). Padahal nilai mereka bagus.

Seperti di akun Instragam Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Komplain soal PPDB online ini disukai 10.697 netizen dengan 11.889 komentar.

Ganjar mengaku, pihaknya memberi peluang bagi setiap sekolah untuk menampung 20 persen warga tidak mampu untuk merasakan pendidikan yang berkualitas. Mereka yang tidak mampu bisa mendaftar dengan melampirkan SKTM atau Kartu Indonesia Pintar (KIP).

"Kuotanya 20 persen, peraturan menteri minimum (keluarga) miskin dapat masuk," kata Ganjar.

(Baca juga: Di Twitter, Ganjar Sibuk Jawab Keluhan Netizen soal PPDB Online)

 

Namun persoalan berkembang. Netizen menuding banyak warga mampu kemudian mendapat SKTM untuk mendaftar sekolah. Ada juga yang penggunaan SKTM palsu saat mendaftar.

Ganjar menerima komplain itu. Ia beranji akan mencoret jika hal itu terbukti. "Kita coret. Penegak hukum juga akan masuk jika nanti terjadi pemalsuan. Pasti masuk di sekolah, jangan khawatir," tuturnya.

Di Kabupaten Sukoharjo, sambung Ganjar, ada orangtua yang mundur karena diduga menggunakan SKTM palsu. Karenanya, ia minta publik percaya jika pihaknya serius membenahi masalah penerimaan siswa baru.

"Sistem ini dibangun untuk transparansi dan moralitas," ujar pria berambut putih ini.

Lantas bagaimana cara mendapat SKTM? Lurah Kuningan, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang Joko Sumarno mengatakan, prosedur mendapat SKTM tidak sulit. 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X