Curi Sepeda Motor di Ponorogo, Residivis Narkoba Ditembak Polisi

Kompas.com - 14/06/2017, 22:15 WIB
Nampak tersangka resedivis narkoba, Sugeng alias Koplak (25) diperban kakinya. Ia ditembak polisi lantaran melarikan diri saat hendak ditangkap dalam kasus pencurian sepeda motor, Rabu ( 14/6/2017) malam. KOMPAS.com/Muhlis Al AlawiNampak tersangka resedivis narkoba, Sugeng alias Koplak (25) diperban kakinya. Ia ditembak polisi lantaran melarikan diri saat hendak ditangkap dalam kasus pencurian sepeda motor, Rabu ( 14/6/2017) malam.
|
EditorReni Susanti

PONOROGO, KOMPAS.com - Tim Buru Sergap Polres Ponorogo menembak resedivis narkoba bernama Sugeng alias Koplak (25), warga Ngrayun, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Rabu ( 14/6/2017) malam.

Pria pengangguran itu ditembak lantaran melarikan diri saat hendak ditangkap dalam kasus pencurian sepeda motor.

"Tersangka terpaksa kami lumpuhkan dengan ditembak karena melarikan diri saat hendak ditangkap di salah satu gang dekat Pasar Songgolangit Ponorogo, usai buka puasa," ujar Kepala Unit Buru Sergap Polres Ponorogo, Ipda Fahmi Norradly di Ponorogo, Rabu (14/6/2017).

Pantuan di ruang gawat darurat, nampak kaki kanan tersangka yang terkena tembakan timah panas dibungkus perban putih.

(Baca juga: Melawan Saat Ditangkap, Residivis Curanmor Ditembak Mati oleh Polisi)

 

Pria yang mengaku baru sekali mencuri sepeda motor di depan Apotik Asia Ponorogo pekan lalu itu langsung dibawa ke Mapolres Ponorogo usai mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Fahmi menuturkan, penangkapan Koplak dilakukan setelah polisi menangkap DK, seorang penadah sepeda motor hasil curian tersangka di Kota Ngawi. Dari pengakuan DK, sepeda motor tersebut dibeli dari tersangka Koplak.

Tak hanya resedivis narkoba, tersangka Koplak sebelum tertangkap menjadi pengamen jalanan. Informasinya, tersangka Koplak pernah meludahi pengemudi mobil lantaran tidak diberi uang saat mengamen di lampu merah.

(Baca juga: Baru Bebas dari Penjara, Residivis Ini Kembali Edarkan Sabu)

 

Sementara itu, tersangka Koplak yang ditanyai di sela-sela pengobatan mengaku baru sekali mencuri sepeda motor. Sepeda motor yang dicuri dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Kader Ramai-ramai Copot Kaus Paslon yang Diusung PDI-P, Ini Ceritanya

Regional
Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Imbauan Pemkot Medan, Warga dan Perangkat Daerah Diminta Siaga Hadapi Banjir

Regional
Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Terpapar Covid-19, Dokter Sahabat Ganjar Ini Kondisinya Membaik Selepas Terapi Plasma Konvalesen

Regional
Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Siswa Tak Punya Ponsel dan Internet untuk Belajar, Ini Solusinya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya' | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

[POPULER NUSANTARA] "Aksi di Rumah Mahfud MD Bukan Tanggung Jawab Saya" | Tukang Bakso Ditendang Pembeli

Regional
Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Soal Demo di Rumah Mahfud MD, Korlap Mengaku Aksi Susulan dan Inisiatif Massa: Bukan Tanggung Jawab Saya

Regional
Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Bermula 8 Siswa SMK Batuk dan Anosmia, Terbongkar 179 Siswa Positif Covid-19

Regional
4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

4 Nelayan Diselamatkan Kapal Asing Setelah 12 Jam Karam di Tengah Laut

Regional
Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Cerita Kemisan Berjalan Kaki 400 Km dari Kulon Progo, Setahun Hilang dan Dirazia Satpol PP di Surabaya

Regional
Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di 'Backhoe' Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Cerita FR yang Hilang di Tambang Pasir, Tidur di "Backhoe" Saat Awan Panas Gunung Semeru Menerjang

Regional
Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Cerita Losmen Puri, Penginapan Tua di Denpasar yang Masih Bertahan

Regional
6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

6 Bupati yang Terinfeksi Covid-19 dalam Sebulan Terakhir

Regional
Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Fakta Terbaru Pengepungan Rumah Mahfud MD, Korlap Tak Mau Tanggung Jawab, Tak Tahu Ada yang Diperiksa Polisi

Regional
Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X