Kompas.com - 13/06/2017, 23:17 WIB
Barang bukti berupa detonator yang akan di kirim ke Pontianak yang dikemas dalam paket kiriman saat diamankan petugas bandara di Makassar, Sulawesi Selatan HandoutBarang bukti berupa detonator yang akan di kirim ke Pontianak yang dikemas dalam paket kiriman saat diamankan petugas bandara di Makassar, Sulawesi Selatan
|
EditorReni Susanti

MAKASSAR, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Polda Sulsel menangkap pengirim 500 butir detonator dari Sulawesi Selatan (Sulsel) ke Kalimantan Barat (Kalbar) yang digagalkan di terminal kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Pada paket detonator, tertera data pengirim atas nama H Jamaluddin warga Daeng Karamang, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, dengan nomor telepon seluler 081244012926.

Paket tersebut ditujukan kepada Hj Raji beralamat di Jl MT Haryona, Gang Cendrawasih, no 20 B, RT 01, RW 01, Katapang, Kalimantan Barat (Kalbar), dengan nomor telepon seluler 081256916555.

Setelah ditelusuri, identitas pengirim dan penerima pada paket ternyata palsu. Polisi pun terus melakukan penyelidikan hingga berhasil mengungkap identitas sebenarnya dan mengamankan pengirim detonator tersebut.

(Baca juga:Densus 88 Lacak Pengirim dan Penerima 500 Detonator di Makassar)

Pengirim detonator sebenarnya berinisil MAF (25) warga BTN Minasaupa, Kecamatan Rappocini, Makassar. Tersangka ditangkap di D&K Goest House Kamar 311 Jl Sultan Alauddin, tepatnya di belakang restaurat cepat saji Mc Donald, Selasa (13/6/2017).

Lulusan D3 Fakultas Teknik di salah satu perguruan tinggi di Makassar ini ditangkap tanpa perlawanan. Dari tangan tersangka, polisi menyita dua buah telepon seluler, sebuah dompet berisikan KTP, NPWP, kartu kredit, ATM Mandiri, ATM BCA, ATM BNI, SIM A, dan SIM C.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersangka. Ia mengatakan, polisi masih melakukan pengembangan.

Dari pengakuan tersangka, sambung dia, pelaku mengirimkan 500 butir detonator kepada salah seorang nelayan di Ketapang, Kalbar.

(Baca juga: Dikirim Via Ekspedisi, Ratusan Detonator Diamankan Petugas Bandara Makassar)

"Tersangka membeli dari H Andi yang sementara menjalani hukuman di Lapas Bollangi dengan kasus perdagangan detonator. Tersangka membeli 500 butir detonator tersebut seharga Rp 20 juta. Kemudian tersangka menjual ke H M Raji di di Ketapang, Kalbar senilai Rp 27.500.000," tutupnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X