Cemburu, Suami Bakar Istri di Tengah Sawah

Kompas.com - 13/06/2017, 22:46 WIB
Suami pembakar istri diamankan Polda Jatim KOMPAS.com/Achmad FaizalSuami pembakar istri diamankan Polda Jatim
|
EditorReni Susanti

SURABAYA, KOMPAS.com - IR (41) warga Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, ditangkap jajaran Polda Jatim. Dia ditangkap karena telah membakar istrinya hidup-hidup di tengah sawah.

Motif kekerasan dalam rumah tangga, kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera diduga kuat karena cemburu. "Pelaku marah karena melihat tanda bekas ciuman di tubuh korban," jelasnya, Selasa (13/6/2017).

Pelaku, sambung dia, sejak semula memang sudah curiga kepada isterinya. Dia beberapa kali menemukan pesan mesra dari lelaki lain di ponsel isterinya. Rabu (7/6/2017) malam, dia mengajak UA (41) isterinya untuk berjalan-jalan mencari makan.

"Saat istrinya membeli makanan, pelaku pamit membeli bahan bakar cair yang dimasukkan dalam plastik," jelasnya.

(Baca juga: Seorang Warga Bima Nekat Membakar Diri)

 

Di tengah perjalanan pulang, tepatnya di pematang sawah Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo, Gresik, pelaku tiba-tiba berencana melakukan hubungan suami istri.

"Saat membuka baju istrinya, dia melihat bekas ciuman di dada istrinya. Pelaku marah lalu menyiramkan bahan bakar cair ke tubuh istrinya dan membakarnya," jelas Barung.

Jasad korban ditemukan keesokan harinya oleh warga. Pelaku yang sempat melarikan diri setelah membakar istrinya ditangkap polisi beberapa hari setelah kejadian.

(Baca juga: Cemburu, Motif Pria Ini Membakar Hidup-hidup Seorang Tunawisma)

 

Kini, tersangka IR sudah mendekam di dalam tahanan Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur. Dia dijerat Pasal 44 ayat (3) Undang-undang KDRT dan Pasal 340 KUHPidana tentang Pembunuhan Berencana.

"Ancaman hukumannya maksimal pidana penjara seumur hidup," tutupnya. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Dokter Forensik, Warga Akhirnya Mau Terima Pemakaman Pasien Corona

Bertemu Dokter Forensik, Warga Akhirnya Mau Terima Pemakaman Pasien Corona

Regional
Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Regional
Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Regional
Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Regional
Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Regional
Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Regional
Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Regional
Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Regional
Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Regional
Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Regional
Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Regional
Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Regional
Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Regional
Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Regional
Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X