Kompas.com - 12/06/2017, 19:26 WIB
Banjir rendam puluan rumah warga, di kawasan Batu Merah Kecamatan Sirimau Ambon Senin (12/6/2017) KOMPAS.com/Rahmat Rahman PattyBanjir rendam puluan rumah warga, di kawasan Batu Merah Kecamatan Sirimau Ambon Senin (12/6/2017)
|
EditorCaroline Damanik

AMBON,KOMPAS.com - Kota Ambon kembali dilanda banjir menyusul hujan deras yang terjadi sejak Minggu malam hingga Senin (12/6/2017) siang.

Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam musibah ini, namun musibah banjir yang terjadi akibat meluapnya sejumlah sungai di kota Ambon itu menyebabkan puluhan rumah warga terendam.

Di kawasan Batu Merah Dalam, Kecamatan Sirimau misalnya, lebih dari 30 rumah warga terendam banjir. Kondisi itu memaksa warga terpaksa menyelamatkan diri dari rumah-rumah mereka ke tempat yang dianggap aman.

Setelah banjir surut, warga di kawasan itu kembali membersihkan rumah mereka dari sampah dan juga lumpur.

Selain di kawasan Batu Merah, sejumlah rumah warga di kawasan lainnya seperti di Waiheru, SKIP, Batu Gajah, Passo dan sejumlah kawasan lainnya juga ikut terendam banjir.

Tak hanya merendam permukiman warga, banjir juga sempat menggenangi sejumlah jalan utama di kota Ambon seperti di jalan Jenderal Sudirman, jalan Said Perintah, Jalan AY Patty, Jalan Sultan Hasanudin dan sejumlah kawasan lainnya.

(Baca juga: Rumah Sakit di Ambon Tergenang Banjir, Sejumlah Pesien Dievakuasi)

Di kawasan Waiheru dan di jalan jenderal Sudirman mislanya banjir yang terjadi menyebabkan kendaraan kesulitan untuk melewati dua kawasan itu, akibatnya arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan.

Kepala BPBD Kota Ambon, Enrico Matitaputty, mengungkapkan, banjir yang terjadi di kota Ambon itu tersebar di sejumlah titik di lima kecamatan.

“Banjir terjadi di semua kecamatan di kota Ambon, namun sejauh ini belum ada laporan korban jiwa, saya juga belum terima laporan resmi soal adanya kerusakan tapi ada banyak rumah yang terendam,” katanya.

Dia mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai dan di lereng gunung agar tetap waspada mengingat hujan masih berpotensi mengguyur kota Ambon dalam beberapa hari ke depan.

“Kepada masyarakat kota Ambon kami mengimbau agar tetap wasapda dan selalu berhati-hati dengan potensi bencana. Kami meminta agar kalau kondisi semakin buruk bisa langsung melakukan evakuasi mandiri,” ungkapnya.

 

KOMPAS.com/Rahmat Rahman Patty Banjir rendam puluan rumah warga, di kawasan Batu Merah Kecamatan Sirimau Ambon Senin (12/6/2017)

 

 

Kompas TV Indonesia Timur Diprediksi Diguyur Hujan Intensitas Sedang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.