Polisi Tangkap Sindikat Penjambret HP Spesialis Warga Asing

Kompas.com - 12/06/2017, 11:28 WIB
Polisi saat merelease hasil pengungkapan sindikat pencurian handphone Robinson Gamar Polisi saat merelease hasil pengungkapan sindikat pencurian handphone
|
EditorErlangga Djumena

DENPASAR, KOMPAS.com - Jajaran Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Bali mengungkap sindikat penjambret telepon seluler ( ponsel). Sindikat ini sering menyasar warga asing yang berwisata ke sekitar wilayah Kuta, Bali.

"Korbannya warga asing," kata AKBP Made Sinar Subawa Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Bali pada Senin (11/6/2017).

Barang hasil curian tersebut kemudian dijual secara online oleh para pelaku.

Terungkapnya sindikat ini berawal dari laporan masyarakat yang mengaku ponselnya dijambret.


Setelah melakukan penelusuran, polisi kemudian berhasil mendeteksi keberadaan ponsel tersebut di tangan salah satu tersangka.

Pada Selasa (6/6/2017) polisi mengamankan tersangka berinisial MD yang diduga telah menerima handphone hasil kejahatan berbagai merek.

Ponsel tersebut diperoleh dari SN. Polisi kemudian memburu SN. Setelah dilakukan interogasi didapatkan keterangan SN memperoleh ponsel tersebut dari tersangka lain berinisial SML. SML juga menyebut nama lain yaitu MH.

Polisipun melanjutkan perburuan, sampai pada Rabu (7/6/2017) polisi membekuk MH di kediamannya di Perumahan Taman Griya Gang Nuansa Kori Udayana A1, Jimbaran, Kuta Selatan Bali. Dari tempat ini polisi berhasil mengamankan puluhan barang bukti smartphone berbagai merek.

"Mereka kerjanya berkelompok, ada yang tugasnya 'memetik'. Di pemetik lalu serahkan hp ke orang lain, lalu berpindah-pindah tangan sebelum dijual secara online dengan harga lebih murah," kata Sinar.

Ponsel hasil curian ini kemudian diinstal ulang. Untuk meyakinkan pembeli mereka mengemas ulang dengan kemasan dan diberi barcode palsu. Akibat perbuatannya mereka diacam dengan ancaman hukuman 5 tahun.

Baca juga: Terinspirasi Ahok, 2 Remaja di Bali Rilis Single "Thousands of Candle for Peace"

Kompas TV Komplotan jambret jalanan yang biasa merampas telepon genggam ini diotaki seorang remaja berusia 16 tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencemaran Air Bengawan Solo Mulai Berimbas ke Lamongan

Pencemaran Air Bengawan Solo Mulai Berimbas ke Lamongan

Regional
Lamborghini Keluar Asap Tebal di Surabaya, Cek Legalitas hingga Diduga Komponen Mobil Terbakar

Lamborghini Keluar Asap Tebal di Surabaya, Cek Legalitas hingga Diduga Komponen Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jasad Balita Ditemukan Tanpa Kepala | Mahasiswi Tewas Terkubur di Belakang Kos

[POPULER NUSANTARA] Jasad Balita Ditemukan Tanpa Kepala | Mahasiswi Tewas Terkubur di Belakang Kos

Regional
11 Dokter Disiapkan Tangani Bayi yang Derita Hydrocephalus di Surabaya

11 Dokter Disiapkan Tangani Bayi yang Derita Hydrocephalus di Surabaya

Regional
Alasan Bayi yang Derita Hydrocephalus dan Ibunya Dievakuasi ke Rusun

Alasan Bayi yang Derita Hydrocephalus dan Ibunya Dievakuasi ke Rusun

Regional
2 Induk Harimau Sumatera Dibunuh, 4 Janinnya Disimpan dalam Toples

2 Induk Harimau Sumatera Dibunuh, 4 Janinnya Disimpan dalam Toples

Regional
Dugaan Gratifikasi, Eks Kepala BPN Denpasar Ditetapkan Tersangka

Dugaan Gratifikasi, Eks Kepala BPN Denpasar Ditetapkan Tersangka

Regional
5 Fakta Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Indekos, Hilang 3 Hari hingga Penjaga Kos Mendadak Pergi

5 Fakta Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Indekos, Hilang 3 Hari hingga Penjaga Kos Mendadak Pergi

Regional
Bayi yang Derita Hydrocephalus Akan Jalan Rekonstruksi Wajah secara Bertahap di RSUD dr Soetomo

Bayi yang Derita Hydrocephalus Akan Jalan Rekonstruksi Wajah secara Bertahap di RSUD dr Soetomo

Regional
Fakta Tukang Tambal Ban Bakar Hidup-hidup Juru Parkir, Berawal dari Pergoki Istri Berduaan di Halaman Hotel

Fakta Tukang Tambal Ban Bakar Hidup-hidup Juru Parkir, Berawal dari Pergoki Istri Berduaan di Halaman Hotel

Regional
Cerita Miris Bocah 9 Tahun Dipaksa Mengemis oleh Ibu Kandung, Mnimal Rp 50.000 hingga Hanya Diberi Makan 2 Kali

Cerita Miris Bocah 9 Tahun Dipaksa Mengemis oleh Ibu Kandung, Mnimal Rp 50.000 hingga Hanya Diberi Makan 2 Kali

Regional
Curi Motor, Tak Sadar Jual ke Pemiliknya Sendiri

Curi Motor, Tak Sadar Jual ke Pemiliknya Sendiri

Regional
Jalan Desa Ambles Dua Meter di Perbatasan KBB dan Kabupaten Cianjur

Jalan Desa Ambles Dua Meter di Perbatasan KBB dan Kabupaten Cianjur

Regional
Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Regional
Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X