Tolak Pengerukan Pasir Putih untuk Reklamasi, Warga Takalar Demo ke Makassar

Kompas.com - 11/06/2017, 17:31 WIB
KOMPAS.com/Hendra Cipto Ratusan warga Kabupaten Takalar melakukan aksi demontrasi di Makassar menolak penambangan pasir laut, Minggu (11/6/2017).KOMPAS.com/Hendra Cipto
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Ratusan warga Galesong, Kabupaten Takalar, berbondong-bondong ke Kota Makassar menumpangi puluhan perahu jolloro untuk melakukan aksi demonstrasi menolak penambangan pasir putih untuk kepentingan reklamasi Pantai Losari, Minggu (11/6/2017).

Saat ini, penambangan pasir laut di pesisir Pantai Galesong Raya serta Sanrobone di Kabupaten Takalar terus dilakukan.

Pasir di pesisir pantai di Kabupaten Takalar ini disedot oleh kapal motor dan dibawa ke Makassar untuk pelaksanaan reklamasi Pantai Losari yang dijadikan kawasan elit yang diberi nama Center Poin of Indonesia (CPI) yang dibangun oleh pengembang.

Baca juga: Gugatan Reklamasi Pantai Losari Ditolak, Warga Nelayan Marah dan Berteriak


 

Setibanya di Makassar, warga Takalar ini sempat membakar ban bekas di jalan masuk ke kawasan CPI. Warga juga membentangkan spanduk dan melakukan aksi teatrikal kehidupan nelayan Galesong yang gusur dengan penambangan pasir laut.

Dalam aksinya, warga Takalar menuntut Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo dan Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin mencabut izin penambangan pasir yang telah dikeluarkannya.

Warga juga menuntut perusahaan penambangan yang saat ini beroperasi agar menghentikan aktivitas penambangannya.

"Semoga penolakan tambang yang kami lakukan ini berhasil untuk menyelamatkan perairan Galesong. Semoga tuntutan kami sebagai warga dipenuhi oleh pemerintah untuk penyelamatan lingkungan hidup di Kabupaten Takalar," kata pendiri Forum Pemerhati Galesong, Aimal yang mendampingi warga Takalar berdemonstrasi di Makassar.

Baca juga: Reklamasi Pantai Losari, Nelayan Mengaku Dibuang seperti Sampah

Usai melakukan aksi demonstrasi, warga Kabupaten Takalar pun membubarkan diri dan kembali pulang ke kampungnya dengan menumpangi puluhan perahu jolloro.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Regional
Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Regional
Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Regional
Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Regional
Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Regional
Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Regional
2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X