Kompas.com - 11/06/2017, 09:38 WIB
|
EditorSabrina Asril

BENGKULU, KOMPAS.COM - Pasca ditangkapnya petinggi Kejati Bengkulu, Parlian Purba, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu, sejumlah aktivis antikorupsi kembali mempertanyakan beberapa kasus yang diputihkan oleh Kejati Bengkulu.

"Ada beberapa kasus korupsi yang menjadi sorotan masyarakat namun dihentikan oleh kejaksaan, kami meminta Kejati membuka kembali kasus yang dihentikan tanpa alasan kuat itu," kata Direktur Pusat Kajian Anti Korupsi (Puskaki), Bengkulu, Melyan Sori, Minggu (11/6/2017).

Adapun kasus yang dihentikan dengan istilah dizerokan itu yakni, dugaan Tindak pidana korupsi (Tipikor) pembangunan pasar Tradisional Modern Panorama, dugaan tindak pidana korupsi bansos Pemkot Bengkulu tahun 2012 yang melibatkan beberapa mantan anggota DPRD Kota Bengkulu.

Selanjutnya, perkara korupsi gratifikasi anggota DPRD Kota Bengkulu dalam pembahasan dan pengesahan APBD Kota Bengkulu tahun 2012, 2013, dan 2014. Perjalanan dinas fiktif anggota DPRD Kota Bengkulu dan staf sekretariat DPRD.

Menurut Melyan Sori, beberapa perkara korupsi tersebut telah ada pelaku yang mengaku, menyerahkan barang bukti dan mengembalikan uang yang dikorup namun tidak ada lanjutan penegakkan hukum.

(Baca: Kronologi Operasi Tangkap Tangan Jaksa di Bengkulu)

"Selanjutnya, ada kasus korupsi yang ditangani kejaksaan di Asintel Kejati, yakni dugaan korupsi yang dilakukan media center Pemprov Bengkulu, kata Kajati ada miliaran dana daerah dikelola media center, saat ini kasus tersebut perkembangannya nihil," tambah Melyan Sori.

Operasi tangkap tangan KPK terhadap petinggi Kejati Bengkulu kata Melyan Sory dapat dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki kinerja kejaksaan di Bengkulu dan seluruh Indonesia.

Kejati Bengkulu sebelumnya telah memastikan beberapa kasus korupsi Kejari di bawah kewenangan Kejati Bengkulu dipastikan statusnya. Terdapat beberapa kasus korupsi yang dihentikan atau tidak dilanjutkan ke tahap selanjutnya.

Pada Mei 2017 Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Sendjun Manullang mengosongkan (zero) tunggakan beberapa perkara korupsi. Ini sesuai dengan instruksi Kejaksaan Agung.

"Semua kasus korupsi di bawah tahun 2015 ditentukan kepastiannya, dilanjutkan atau dihentikan, ini sesuai dengan instruksi Kejagung, guna mendukung program tidak ada tunggakan kasus (zero)," kata Kajati Bengkulu, Sendjun Manullang pada Mei 2017.

Kompas TV KPK Sebut Jaksa yang Ditangkap Kerap Terima Suap
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.