"Warga Medan yang Berinvestasi dengan Yusuf Mansur, Datangilah Kami"

Kompas.com - 10/06/2017, 09:39 WIB
Rahmanizar (baju merah) didampingi Sudarso dan Rahmad Siregar saat memberikan keterangan persnya, Jumat (9/6/2017) KOMPAS.com/Mei LeandhaRahmanizar (baju merah) didampingi Sudarso dan Rahmad Siregar saat memberikan keterangan persnya, Jumat (9/6/2017)
|
EditorReni Susanti

MEDAN, KOMPAS.com - Meski sudah terjadi perdamaian antara Jam'an Nur Chotib Mansur alias Ustaz Yusuf Mansur dengan Rahmanizar terkait investasi Hotel Siti pada 27 Februari 2017, persoalan belum selesai.

Sebab, saat berinvestasi 2012 lalu, Rahmanizar mengajak orang lain untuk ikut menanamkan modalnya.

"Ibu Rahmanizar ini bertanggungjawab secara moral terhadap investasi orang yang diajaknya. Perdamaian sudah, Yusuf Mansur juga bersedia mengembalikan semua dana yang telah diterimanya," kata Sudarso Arief Bakuama, penerima kuasa dari Rahmanizar, Jumat (9/6/2017).

Sudarso adalah orang yang pernah melaporkan Yusuf Mansur ke Direktur Tindak Pidana Umum Barekrim Polri pada 26 agustus 2016. Yusuf dilaporkan karena penipuan dan penggelapan dana investasi pembangunan Hotel Siti di Tanggerang, Provinsi Banten.

Selain itu, Yusuf dilaporkan terkait pembangunan Condotel Moya Vidi di Jalan Magelang KM 75 Sleman, Yogyakarta dan pembelian buku karangan Yusuf Mansur berjudul 40 Hari Bebas Hutang.

Saat itu dirinya menerima kuasa dari para korban yaitu Darmansyah, Mahir Ismail, dan Rahmanizar.

"Pertemuan kita hari ini adalah untuk memberitahukan kepada warga Medan yang merasa pernah berinvestasi dengan Yusuf Mansur agar mendatangi kami. Biar kami data dan bantu penyelesaiannya seperti yang dialami Ibu Rahmanizar. Mungkin kita akan buka posko untuk menampung keluhan-keluhan warga Medan," ucap Sudarso.

(Baca juga: Satgas Waspada Investasi OJK Himpun Informasi Soal Investasi Yusuf Mansur)

Ia menceritakan, November 2012 lalu, Yusuf Mansur datang ke Hotel Kanaya di Jalan Darussalam Medan untuk mengisi acara pengajian akbar yang dilaksanakan Sahabat Yusuf Mansur.

Ratusan orang yang datang, separuhnya adalah ibu-ibu. Mereka khusyuk mendengar ceramah Yusuf Mansur soal sedekah. Dalam ceramahnya, dia menyampaikan keinginannya untuk membangun Hotel Siti yang akan menjadi tempat transit jamaah umrah.

"Dia lalu bilang, saya butuh 10 orang yang mau berinvestasi Rp 100 juta, ternyata yang angkat tangan lebih dari sepuluh orang," ucapnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Pemkot Yogyakarta Klaim Sudah Minta Indonesian Scooter Festival Diawasi

Regional
Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Polisi Dalami Keterlibatan FPI Dalam Demonstrasi di Rumah Mahfud MD

Regional
Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Buat Kerumunan di Yogyakarta, Indonesian Scooter Festival Dibubarkan

Regional
Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Debat Publik Pilkada Surabaya, Kedua Paslon Ungkap Gagasan Jaga Toleransi

Regional
Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Bertahun-tahun Jembatan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Bima Nekat Terjang Sungai

Regional
Teriak 'Bunuh..Bunuh', Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Teriak "Bunuh..Bunuh", Pedemo Rumah Mahfud MD Ditetapkan Tersangka

Regional
Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Anggota DPRD Diduga Jadi Penadah Hasil Rampokan Oknum Polisi di Lampung

Regional
Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Cerita Nenek Lumpuh di Pematangsiantar Pasrah Tenggelam Saat Banjir

Regional
Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Bunuh Anak Tirinya, Perempuan Ini Sempat Mengaku Korban Meninggal karena Sakit

Regional
13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

13 Pejabat Bantaeng Positif Covid-19, Alami Gejala Demam dan Batuk

Regional
Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Sudah 2 Pekan Jalan Penghubung Rohul-Bengkalis Terendam Banjir

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Gunung Ile Lewotolok Meletus 3 Kali pada Hari Ini

Regional
62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

62 Kades di Jateng Langgar Netralitas Pilkada, Bawaslu Lapor ke Mendagri

Regional
Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Sesosok Mayat Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Komodo

Regional
Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Ambisi Sumedang Jadikan Waduk Jatigede Wisata Kelas Dunia, Ingin Kalahkan Banyuwangi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X