Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/06/2017, 22:10 WIB
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS — Empat remaja tewas tertabrak kereta saat bermain di dekat rel kereta api di Jalan Laswi, Kelurahan Kacapiring, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, Kamis (8/6/2017) sekitar pukul 05.00. Warga yang tinggal di bantaran rel kereta api butuh ruang terbuka untuk bermain dan beraktivitas.

Keempat korban adalah Bunga Hatta (14), Aldi Renaldi (15), Rizki (15), dan Julianda (14). Mereka tinggal berdekatan, tidak jauh dari lokasi kejadian, yakni di Jalan Kacapiring, Gang Warta, dan Gang Cinta Asih. Lokasi kejadian sekitar 50 meter dari Stasiun Cikudapateuh. Jenazah mereka dibawa ke RS Sartika Asih.

Menurut Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Bandung Komisaris Besar Hendro Pandowo, berdasarkan keterangan penjaga Stasiun Cikudapateuh, Jajang (46) dan Zaenal (41), setelah sahur, korban duduk-duduk di pinggir rel kereta api. Mereka tertabrak KA Turangga jurusan Surabaya-Bandung.

”Petugas sudah meneriaki, tetapi mereka tidak menyadari ada kereta api akan melintas,” kata Hendro di Polrestabes Bandung, Kamis.

(Baca juga: Terseret Arus di Batam, Jasad Bocah 2 Tahun Ditemukan 1 Km dari Rumah)

Pantauan Kompas, Kamis siang hingga sore hari, banyak anak-anak dan remaja bermain di rel kereta api. Mereka bermain layang-layang, berlari-larian, atau sekadar duduk-duduk. Saat sirene tanda kereta akan lewat berbunyi, mereka hanya pindah ke jalur rel yang tidak dilewati kereta api. Sesudah kereta api lewat, mereka kembali bermain.

”Mereka sudah kami ingatkan jangan bermain di sana, tetapi masih nekat,” ujar Gustaman, petugas pelintasan kereta api Jalan Laswi di posko jaganya.

Menurut Gustaman, setiap pagi seusai sahur, banyak anak-anak dan remaja yang bermain di area rel. Demikian juga sekitar pukul 21.00 hingga tengah malam.

”Orangtuanya tidak menegur. Mungkin karena hal ini dianggap sudah biasa,” ujarnya. (BKY)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 9 Juni 2017, di halaman 15 dengan judul "4 Remaja Tewas Tertabrak KA".

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Sosialisasikan Prolegnas RUU Prioritas 2023 di Kalteng, Baleg DPR Terima Lebih dari 9 Masukan

Regional
DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

DMC Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Manado

Regional
Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Hadiri Rapimnas Fornas, Bupati Zairullah Paparkan Rencana Pembangunan Istana Anak Yatim

Regional
Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Lokasi Vaksin Booster Kedua di Rumah Sakit Jakarta

Regional
Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Terima Penyandang Disabilitas Klaten, Ganjar: Ini Kejutan Karena Mereka Bawa Motor Modifikasi Sendiri

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.