Di Banyuwangi, Daftar BPJS Kini Bisa ke Kantor Kecamatan

Kompas.com - 07/06/2017, 10:21 WIB
Penandatanganan MoU antara  Bupati Banyuwangi Abdullah Anas dan Kadivre VII Jatim di Pendopo Shaba Swagata Blambangan Selasa (6/6/2017) Humas Pemerintah Kabupaten BanyuwangiPenandatanganan MoU antara Bupati Banyuwangi Abdullah Anas dan Kadivre VII Jatim di Pendopo Shaba Swagata Blambangan Selasa (6/6/2017)
|
EditorFarid Assifa

BANYUWANGI,KOMPAS.com - Pemkab Banyuwangi bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk membuka akses pendaftaran Jaminan Kesehatan Nasional di kantor kecamatan di Kabupaten Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, kerja sama tersebut dilakukan agar masyarakat tidak perlu pergi ke kota untuk mengurus kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Untuk masyarakat yang tinggal di desa cukup mendaftar ke kantor kecamatan, tidak perlu jauh-jauh ke kota. Tidak makan waktu juga. Bahkan kartu BPJS juga bisa diambil ke kecamatan atau diantar langsung ke rumah pendaftar," jelas Anas kepada Kompas.com, Rabu (7/6/2017).

Baca juga: Riset Prakarsa: Pasien BPJS Kesehatan Merasa Dokter Kurang Peduli

Menurutnyan, kerja sama ini dirintis untuk memudahkan masyarakat mengikuti program cakupan kesehatan secara menyeluruh (universal health coverage) yang telah dicanangkan pemerintah pusat.

Dia juga berharap dengan pendaftaran di kantor kecamatan, akses pendaftaran ini bisa menambah coverage masyarakat Banyuwangi peserta BPJS.

"Kita selalu sosialisasi kepada masyarakat agar masyarakat memiliki kartu JKN karena jika sakit biaya sudah ditanggung oleh asuransi. Jadi kalau sakit tidak terbebani lagi dengan biaya," jelas Anas.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Kepala Devisi Regional VII BPJS Jatim dr Handaryo mengatakan, Banyuwangi telah menjadi pilot project program universal health coverage dari pemerintah pusat untuk kawasan Jawa Timur.

Ia menjelaskan, Banyuwangi dipilih karena pelayanan publik di daerah itu telah mencapai tingkat kecamatan hingga desa.

Baca juga: BPJS Kesehatan Sebar Kader JKN Datangi Para Penunggak Iuran

Terkait pendaftaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di kantor kecamatan, pihak BPJS telah melatih tenaga khusus yang akan ditempatkan di kecamatan untuk melayani masyarakat yang akan mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS.

"Syaratnya adalah membawa fotokopi KTP, kartu keluarga (KK). Setelah mendaftar mereka akan mendapatkan virtual account (VA) JKN sebagai bukti pendaftaran. Untuk prosesnya sekitar 2 minggu dan kartu JKN nanti akan dikirim langsung ke alamat pendaftar," pungkasnya.

Kompas TV Mengenal BPJS Lebih Dalam
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.