Kompas.com - 06/06/2017, 11:48 WIB
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus saat ditemui disela penggeledahan rumah terduga teroris di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (6/62017) KOMPAS. com/DENDI RAMDHANIKabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus saat ditemui disela penggeledahan rumah terduga teroris di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (6/62017)
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Anggota Densus 88 bersama Ditreskrimum Polda Jawa Barat telah menangkap Kiki alias Muhammad Iqbal, warga Cileunyi yang diduga terlibat dalam insiden bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta.

Dari hasil pemeriksaan, Kiki pernah mendekam di penjara lantaran ikut serta dalam insiden bom di Cibiru Bandung tahun 2010 lalu.

"Sebagai informasi dia tahun 2016 kemarin baru keluar dari penjara kasus teroris di Cibiru, Bandung pada 2010. Sempat lima tahun dipenjara. Di (kasus) Cibiru dia sebagai pembuat (bom) dan motivator," ucap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, Selasa (6/6/2017) siang.

Baca juga: Densus Geledah Rumah Terduga Teroris di Cileunyi Bandung

Setelah keluar dari penjara, lanjut Yusri, Kiki jarang berinteraksi dengan warga. Sehari-hari ia berjualan obat herbal.

Kiki juga memiliki komunitas pengajian. Salah satu muridnya adalah salah seorang pelaku bom bunuh diri di Kampung Melayu.

"Dia asli orang sini, istrinya ada, anaknya dua sementara sedang hamil 7 bulan. Kesehariannya setelah keluar dari penjara memang tertutup jarang berinteraksi. Sehari-hari menjual obat herbal. Dia guru ngaji di komunitasnya sendiri, salah satu murid ngajinya adalah pelaku bom di Kampung Melayu," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi pun menggeledah tempat tinggalnya di Kampung Paledang, RT 02 RW 6, Desa Cileunyi Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Hasilnya, polisi menemukan sejumlah senjata tajam, dokumen pribadi dan dokumen jaringan Jamaah Anshor Daulat (JAD).

"Ada beberapa barang bukti yang ditemukan, ada dokumen pribadi dan jaringan karena dia mantan napi teroris, jaringan Jamaah Ansor Daulat (JAD) untuk wilayah Bandung Timur dan Bandung Raya. Apakah dia memimpin, motivator, penggerak saja, sedang kita dalami," ucapnya.

Baca juga: Geledah Rumah Terduga Teroris, Polisi Temukan Barang yang Diduga untuk Racik Bom Panci

Kompas TV Lawan Teror! - Berkas Kompas (Bag 1)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.