Hujan Deras di Tolitoli, 20 Titik Longsor Tutup Jalan Trans Sulawesi - Kompas.com

Hujan Deras di Tolitoli, 20 Titik Longsor Tutup Jalan Trans Sulawesi

Kompas.com - 05/06/2017, 06:06 WIB
Foto istimewa Dampak banjir di Kabupaten Tolitoli, ruas jalan tertutup longsor, alat berat dikerahkan untuk membuka jalan, Minggu (4/6/2017). Foto istimewa.

PALU, KOMPAS.com - Hujan deras melanda Kabupaten Tolitoli menyebabkan jalan trans Sulawesi yang menghubungkan antara Kabupaten Donggala dan Kota Palu terputus karena banjir dan tertimbun longsor.

Kapolres Tolitoli Mohammad Iqbal Alqudusy menyebutkan, terdapat puluhan titik longsor di wilayah tersebut pasca-hujan deras.

"Ada sekitar 20 titik longsor di Desa Pangi Kecamatan Lampasio. Tadi pagi hingga malam ini kita baru berhasil membuka 12 titik longsor dengan bantuan eskavator. Kita perkirakan dalam waktu dua hari jalan yang tertutup bisa dilalui," kata Kapolres Tolitoli Mohammad Iqbal, dihubungi Kompas.com via WhatsApp, Minggu (4/6/2017).

Proses pembukaan jalan yang tertutup longsor tersebut, selain menggunkan alat berat juga dibantu anggota Polres Tolitoli, Brimob dan aparat polsek serta warga setempat.

Sebelumnya diberitakan, banjir bandang melanda Kota Tolitoli, Sulawesi Tengah, Sabtu (3/6/2017) malam dan merendam ribuan rumah penduduk, sarana publik, dan lahan pertanian.

Akibat banjir itu, setidaknya dua orang tewas dan dua orang lainnya dinyatakan hilang.

"Ini data sementara yang kami terima dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang ada di lokasi banjir," kata Kepala BPBD Provinsi Sulteng, Bartholemus Tandigala di Palu, Minggu (4/6/2017).

Baca juga: Tolitoli Diterjang Banjir, Dua Orang Tewas

Ia mengatakan, dua korban meninggal dunia adalah Salma (60) warga Jalan Anoa dan Rahmi (62) warga Dusun Pilado Tambun.

Sementara korban yang dinyatakan masih hilang adalah Mea (43) dan Sastro (41) alamat Dusun Doyan masing-masing nelayan.

Kompas TV Banjir Bandang Lumpuhkan Kota Tolitoli


EditorFarid Assifa
Komentar

Close Ads X