Diangkat Anak oleh Bupati Purwakarta, Remaja Yatim Asal Tasik Menangis

Kompas.com - 05/06/2017, 05:29 WIB
Muhammad Lutfi (12), saat bertemu dengan Dedi Mulyadi dan curhat ingin sekolah karena tak memiliki biaya saat berada di Ponpes Alhamidiyah, Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (4/6/2017). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAMuhammad Lutfi (12), saat bertemu dengan Dedi Mulyadi dan curhat ingin sekolah karena tak memiliki biaya saat berada di Ponpes Alhamidiyah, Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (4/6/2017).
|
EditorFarid Assifa

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Muhammad Lutfi Nasrin (12), seorang anak yatim asal Kampung Cipancur, Desa Sirnasari, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, dijadikan sebagai anak angkat oleh Bupati Purwakarta sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dedi bertemu dengan anak tersebut saat acara Safari Budaya Pancasila di Pondok Pesantren Al Hamidiyah, Kabupaten Tasikmalaya pada Minggu (4/6/2017).

"Izin kepada ibunya ya, saya mau mengangkat anak ibu menjadi anak angkat saya. Semua kebutuhan pendidikan akan dijamin mulai hari ini. Semoga bisa sampai kuliah dan Lutfi bisa berbakti kepada ibunya," jelas Dedi saat berbincang dengan anak tersebut.

Baca juga: Pimpinan Ponpes Cipasung: Sosok Dedi Mulyadi Itu Suni Tulen..

Dalam acara itu, Dedi mengetahui bahwa anak tersebut telah ditinggalkan oleh ayahnya sejak kelas tiga sekolah dasar. Lutfi selama ini hidup bersama sang ibu yang sebatang kara dan mengandalkan penghasilan sebagai buruh tani.

"Saya berharap anak ini bisa sukses dan mampu mengangkat derajat ibunya," harap Dedi.

Yati (46), ibunda Lutfi, langsung menangis dan tak menyangka Lutfi diangkat sebagai anak oleh seorang kepala daerah. Yeti pun langsung memeluk anaknya dan mengucapkan rasa syukur. Begitu juga Lutfi tampak meneteskan air mata bahagia.

Selama ini, Yeti pun tak mengira bahwa anaknya yang sore tadi mengajaknya menonton sebuah acara "Ngabuburit bareng Dedi Mulyadi" di pesantren dekat rumahnya, ternyata mendapat kabar gembira sekaligus mengharukan.

"Saya sangat tak menyangka, karena tadi saya diajak oleh Lutfi untuk menonton acara Ngabuburit Dedi Mulyadi saja. Alhamdulilah, karena selama ini saya sangat sulit untuk membiayai sekolah anak yang satu-satunya ini," ujar Yati.

Yati pun mengaku bahwa selama ini tak mengenal sosok Dedi Mulyadi secara langsung. Awalnya ia bersama anaknya hanya duduk di depan panggung menyaksikan acara yang dimeriahkan oleh komedian Ohang dan Ustaz Jujun Junaedi.

"Tadi tiba-tiba anak saya disuruh menghampiri Dedi Mulyadi dan ditanya tentang kehidupan kami selama ini," tambahnya.

Baca juga: 23 Pimpinan DPC PKB Se-Jabar Temui Dedi Mulyadi

Lutfi bersama ibunya pun mengaku bahagia karena memiliki kesempatan untuk meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Apalagi selama ini dirinya setelah lulus ingin melanjutkan sekolah ke SMP.

"Alhamdulilah, saya bahagia sekali karena bisa dilanjutkan sekolah," singkat Lutfi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X