Kompas.com - 04/06/2017, 12:44 WIB
Proses evakuasi kapal tenggelam di perairan Dabo Singkep, kabupaten Lingga, Kamis (1/6/2017) sore. Tiga anak buah kapal masih dicari dok Lantamal IV TanjungpinangProses evakuasi kapal tenggelam di perairan Dabo Singkep, kabupaten Lingga, Kamis (1/6/2017) sore. Tiga anak buah kapal masih dicari
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua dari tiga korban yang hilang akibat tenggelamnya Kapal Trawl di perairan Tanjung Dato Lingga, ditemukan dalam keadaan tewas. Kapal ini sebelumnya tenggelam dihantam gelombang tinggi.

Kedua jenazah ditemukan tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang melibatkan TNI Angkatan Laut dan Basarnas. Menurut Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno, kedua korban tewas yang ditemukan bernama Jumadi dan Nong.

"Dari keterangan Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto identifikasi sementara kedua jenazah berdasarkan ciri-ciri fisik dapat dipastikan bahwa kedua jenazah atas nama Jumadi dan Nong," kata Eko Suyatno, melalui keterangan tertulis, Minggu (4/6/2017).

Pihak petugas sempat menemui kendala mengidentifikasi korban karena kondisi kedua mayat sudah membengkak. Namun, berdasarkan ciri-ciri yang diberikan keluarga akhirnya keduanya dapat diidentifikasi.

Korban pertama ditemukan mengapung pada posisi 00 00.68'S-104 17.18'T oleh Patkamla Cempa, Sabtu (3/6/2017) pukul 10.50. Hanya berselang dua jam pada pukul 12.50 tim kembali menemukan jasad ke dua tidak jauh dari lokasi penemuan jasad pertama pada posisi 00 00.46'U-104 16.81'T.

(Baca: Dihantam Gelombang, Kapal Tenggelam di Perairan Lingga, 3 Hilang)

Sampai saat ini, Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Cempa bersama Tim SAR gabungan masih terus melaksanakan pencarian lanjutan terhadap 1 korban lagi yang belum ditemukan atas nama Madi dilokasi yang sama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Dari total korban 3 orang sudah berhasil ditemukan jenazahnya 2 orang atas nama Jumadi dan Nong sedangkan yang belum ditemukan 1 orang atas nama Madi, pihak tim SAR gabungan hingga saat ini masih terus melaksanakan pencarian satu korban namun terkendala faktor cuaca, tim SAR gabungan terus melaksanakan pencarian," ujarnya.

Seperti diberitakan, kapal tanpa nama milik Akeng asal Pasir Panjang di perairan Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, tenggelam di perairan Lingga, Kamis (1/6/2017). Diduga, kapal tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi yang melanda perairan tersebut.

Kapal tersebut ditemukan dalam posisi tenggelam dengan haluan kapal timbul di atas permukaan air pada posisi 00 03' 50" S-104 24' 47" T sekitar perairan Tanjung Datok. Tiga orang awak kapal, Jumadi, Madi dan Nong, jadi korban akibat kejadian ini. Madi hingga kini belum ditemukan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.