Gempa 4,9 SR Guncang Ende, Warga Lari Berhamburan

Kompas.com - 02/06/2017, 10:09 WIB
Ilustrasi gempa bumi ShutterstockIlustrasi gempa bumi
|
EditorReni Susanti

ENDE, KOMPAS.com - Gempa bumi berkekuatan 4,9 SR mengguncang Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) pukul 2.44 Wita dinihari tadi. Akibat guncangan gempa yang keras, sejumlah warga Kota Ende lari berhamburan keluar rumah.

Yoppy Lati, salah seorang warga asal Kota Kupang yang sedang berada di Ende mengaku, sebelum terjadi gempa di wilayah Kota Ende diguyur hujan.

"Diawali hujan yang tidak begitu deras dan setelah hujan reda, barulah terjadi gempa bumi. Getaran gempanya terasa kuat dan cukup lama, berkisar antara 10 sampai15 detik. Kami dan para tetangga sekitar lari keluar rumah," kata Yoppy kepada Kompas.com Jumat (2/6/2017).

(Baca juga: Gempa Poso, Ratusan Rumah Warga Rusak)

 

Meski begitu, lanjut Yoppy, tidak ada kerusakan bangunan akibat gempa bumi yang terjadi.

Sementara itu dihubungi secara terpisah Kepala Stasiun Geofisika Waingapu, Sumba Timur, Arief Tyastama mengatakan, berdasarkan hasil analisis BMKG menunjukkan, gempa bumi yang terjadi memiliki kekuatan magnitudo 4,9 SR.

Pusat gempa bumi terletak pada koordinat 08.23 Lintang Selatan dan 121.66 Bujur Timur, dengan kedalaman 17 kilometer. "Gempa itu tepatnya di laut pada jarak 49 kilometer Barat Laut Kabuoaten Ende," tuturnya.

Menurut Arief, hasil analisis peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa, dampak gempa bumi berupa guncangan berpotensi dirasakan di hampir seluruh Pulau Flores seperti Ruteng (Kabupaten Manggarai), Maumere (Kabupaten Sikka), Larantuka (Kabupaten Flores Timur) dengan skala II SIG-BMKG (II-III MMI).

(Baca juga: Takut Tsunami, Korban Gempa Poso Sempat Mengungsi)

Berdasarkan laporan dari masyarakat sekitar, lanjut Arief, guncangan dirasakan ringan di Ende II SIG-BMKG (III-IV MMI). Sampai saat ini belum ada laporan kerusakan.

Gempa bumi di Ende ini merupakan jenis gempa bumi tektonik akibat aktivitas sesar naik busur belakang Flores yang berada di utara Pulau Flores. Hasil pemodelan tsunami yang dilakukan BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

"Untuk itu kepada warga di sekitar Kabupaten Ende, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," tutup Arief.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X