Kompas.com - 01/06/2017, 12:26 WIB
|
EditorFarid Assifa

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Purwakarta memperkenalkan mesin sejenis anjungan tunai mandiri (ATM) berbentuk beras bagi seluruh warga miskin yang sebelumnya tercatat sebagai penerima beras sejahtera (rasta), tepat di hari peringatan lahir Pancasila, Kamis (1/6/2017).

Tahap awal ATM ini akan berjalan di empat desa, yakni Desa Dangdeur, Cibungur, Wanakerta dan Bungursari, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta.

Baca juga: Lurah di Purwakarta Pertanyakan Sertifikat Prona 2016 yang Tak Terbit

Diharapkan dengan mesin ATM ini, warga akan mudah untuk mengakses beras gratis. Satu ATM beras mampu menampung 300 kilogram dan sumbernya berasal dari beras perelek atau hasil beras yang dikumpulkan warga mampu di setiap kantor desa.

Warga diberikan kartu ATM untuk mengambil secara langsung dan prosesnya hampir sama dengan pengambilan ATM konvensional. Setiap penerima raskin pun memiliki ATM beras dengan nomor personal identify number (PIN).

"Kartunya ditempel di salah satu bagian ATM. Setelah itu masukan PIN dan ada petunjuk pengambilan. Satu kali pengambilan beras sebanyak 3 kilogram," jelas Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi di sela peresmian ATM Beras di Desa Wanakerta, Kamis pagi.

Dedi menjamin, beras yang terkumpul di Bank Perelek melalui ATM beras ini merupakan beras berkualitas bagus atau premium. Beras sendiri hasil pengumpulan warga mampu mulai dari pegawai, pengusaha, PNS, dan lainnya.

"ATM beras ini diperuntukan untuk warga penerima rastra. Di desa ini kebetulan ada 124 warga penerima rastra. Tapi berasnya bukan beras rastra, nanti kartu aksesnya akan dibagi ke warga," ujar Dedi.

Untuk setiap bulannya, setiap warga penerima beras perelek mendapat jatah lima belas kilogram. Sedangkan setiap pengambilan, warga bisa mengambil maksimal tiga kilogram setiap transaksi.

Baca juga: Pasangan di Purwakarta Ini Punya 13 Anak dan Tinggal di Rumah Sempit

Jika warga berniat untuk mengambil dengan semua jatah sebulan sekaligus bisa dilakukan juga. Berarti warga melakukan transaksi selama lima kali pengambilan.

"Tapi dianjurkan pengambilan tiga kg saja supaya bisa diatur. Jadi ATM beras ini sekali pengambilan gratis, beda dengan beras rastra yang harus dibeli," katanya.

Kompas TV Pastikan Harga Stabil, Pemkab Purwakarta Inspeksi Pasar
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Regional
Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.