Jalur Mudik Tol Ngawi-Kertosono Tidak Bisa Dilalui Malam Hari - Kompas.com

Jalur Mudik Tol Ngawi-Kertosono Tidak Bisa Dilalui Malam Hari

Kompas.com - 31/05/2017, 23:08 WIB
Kompas.com/ Muhlis Al Alawi Inilah salah satu ruas jalan tol yang sementara dibangun di wilayah Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Gambar diambil Rabu (3/5/2017)

MADIUN, KOMPAS.com - Jalur mudik lebaran melalui jalan tol Ngawi-Kertosono tidak bisa dilewati kendaraan pada malam hari.

Pasalnya, pembangunan infrastruktur jalan tol ruas jalan Ngawi-Kertosono belum selesai semuanya.

"Untuk sementara kendaraan bermotor tidak bisa melintas pada malam hari. Ruas jalan tol yang dibuka nanti hanya bisa dilewati sekitar 11 hingga 12 jam mulai pukul 06.00 pagi hingga pukul 17.30," ujar Direktur Utama PT Ngawi Kertosono Jaya ( NKJ), Iwan Moedyarno di Hotel Aston Madiun seusai memimpin rapat jalur mudik, Rabu (31/5/2017) malam.

Baca juga: Pembebasan Tanah Jalan Tol Mantingan-Kertosono Telan Rp 1,2 Triliun

Menurut Iwan, bila ruas jalan tol yang dibuka dipaksakan dilewati kendaraan bermotor pada malam hari akan rawan kecelakaan lalu lintas. Apalagi, ruas jalan tol yang dibuka nanti menjadi titik-titik puncak kelelahan pemudik dari Jakarta.

"Selain itu, arus lalu lintas diberlakukan satu arah dari arah barat menuju ke timur," jelas Iwan.

Iwan menambahkan dari 49 Km jalan tol yang dibangun NKJ, belum semuanya bisa dilalui untuk kepentingan jalur mudik. Ruas jalan yang bisa dilewati yakni mulai dari Klitik-Ngawi sampai Dumpil-Madiun sepanjang 20 Km dan Purworejo sampai Wilangan, Nganjuk sepanjang 19 Km.

Ditanya kendaraan apa saja yang boleh melewati jalur mudik via jalan tol, Iwan menjelaskan, kendaraan bermotor kecil. Sementara truk dan bus dilarang melewatinya.

Untuk pembukaan jalur mudik melalui tol Ngawi-Kertosono akan berlangsung H-10 hingga H+10 Lebaran.

Baca juga: Mudik Lebaran, Jalan Tol di Kendal Belum Bisa Dilewati

Menyoal penyelesaian pembangunan ruas jalan tol sepanjang 49 Km, Iwan optimistis pembangunan ruas jalan tol yang menelan anggaran Rp 4,8 triliun akan selesai sesuai jadwal, yakni Oktober 2017.

"Total ruas jalan tol yang dibangun sepanjang 89 Km. Untuk PT NKJ mengerjakan 49 Km dari Klitik-Ngawi sampai Rejoso. Sisanya ruas jalan tol dari Rejoso-Jombang dikerjakan dengan anggaran pemerintah," jelas Iwan.

Kompas TV Jalan Tol Trans Sumatera Siap Dipakai untuk Mudik


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya

Pelapor Anggota DPR: Istri yang Lindungi Saat Ditendang, Dia dalam Pelukan Saya

Pelapor Anggota DPR: Istri yang Lindungi Saat Ditendang, Dia dalam Pelukan Saya

Megapolitan
Polisi Tambah Jumlah Personel Pengamanan Sidang Aman Abdurrahman

Polisi Tambah Jumlah Personel Pengamanan Sidang Aman Abdurrahman

Megapolitan
Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman

Alasan Polisi Larang Siaran Langsung Persidangan Aman Abdurrahman

Megapolitan
Cara Bir Pletok Peci Merah Rebut Perhatian Pembeli

Cara Bir Pletok Peci Merah Rebut Perhatian Pembeli

Megapolitan
Apel HUT Jakarta Berlangsung, PNS Ngobrol dan Duduk di Barisan Belakang

Apel HUT Jakarta Berlangsung, PNS Ngobrol dan Duduk di Barisan Belakang

Megapolitan
Ramai-ramai Menolak 'Presidential Threshold'...

Ramai-ramai Menolak "Presidential Threshold"...

Nasional
Lepas dari Kandang, Singa di Kebun Binatang Belgia Ditembak Mati

Lepas dari Kandang, Singa di Kebun Binatang Belgia Ditembak Mati

Internasional
Mengaku Dikeroyok, Ronny Berencana Laporkan Anggota DPR RI Herman Hery ke MKD

Mengaku Dikeroyok, Ronny Berencana Laporkan Anggota DPR RI Herman Hery ke MKD

Megapolitan
Serba-serbi Mudik, Kisah Polisi Batang Temukan Anak Pemudik yang Ketinggalan di 'Rest Area'

Serba-serbi Mudik, Kisah Polisi Batang Temukan Anak Pemudik yang Ketinggalan di "Rest Area"

Regional
Aman Abdurrahman Bertopang Dagu Saat Hakim Bacakan Berkas Perkara

Aman Abdurrahman Bertopang Dagu Saat Hakim Bacakan Berkas Perkara

Megapolitan
Pemilik Toko Bakar Tokonya Sendiri demi Klaim Asuransi Rp 20 Miliar

Pemilik Toko Bakar Tokonya Sendiri demi Klaim Asuransi Rp 20 Miliar

Regional
Alasan Ketua DPR Tolak Hak Angket Pengangkatan Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar

Alasan Ketua DPR Tolak Hak Angket Pengangkatan Iriawan Sebagai Pj Gubernur Jabar

Nasional
Beasiswa S1 dan S2 dari Macquarie University Australia

Beasiswa S1 dan S2 dari Macquarie University Australia

Edukasi
Lintasan Sepeda Velodrome di Rawamangun Pakai Kayu Siberia Sepanjang 250 Meter

Lintasan Sepeda Velodrome di Rawamangun Pakai Kayu Siberia Sepanjang 250 Meter

Megapolitan
Polisi Terapkan Penjagaan Ketat pada Persidangan Aman Abdurrahman

Polisi Terapkan Penjagaan Ketat pada Persidangan Aman Abdurrahman

Megapolitan

Close Ads X