Gagal Dipindahkan, Bangkai Paus Akan Dibakar Warga

Kompas.com - 31/05/2017, 19:36 WIB
Bangkai paus raksasa yang terdampar di pesisir pantai Desa Soleh, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku , hingga Rabu (31/5/2017) terus didatangi warga dari sejumlah desa di wilayah itu KOMPAS.com/Rahmat Rahman PattyBangkai paus raksasa yang terdampar di pesisir pantai Desa Soleh, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku , hingga Rabu (31/5/2017) terus didatangi warga dari sejumlah desa di wilayah itu
|
EditorErlangga Djumena

AMBON,KOMPAS.com - Bangkai paus raksasa sepanjang 23 meter yang terdampar di pantai Desa Soleh, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku hingga, Rabu (31/5/2017) masih berada di lokasi tersebut. Warga telah berupaya untuk menarik bangkai hewan mamalia laut itu dari pesisir pantai dangkal di desa tersebut tidak berhasil melakukannya.

Upaya memindahkan bangkai paus itu dilakukan warga dengan sejumlah kapal motor dan juga long boat  namun tetap tidak berhasil dilakukan.

“Tadi warga disini sudah coba menarik bangkai paus itu dengan menggunakan sejumlah kapal motor dan juga loang boat tapi tidak berhasil,” kata Kepala Desa Soleh Ahad Asma kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Rabu petang.

Sebelumnya warga desa setempat berencana untuk memindahkan bangkai paus ini dari pesisir pantai tersebut pada Selasa sore kemarin. Namun rencana itu dibatalkan karena cuaca yang buruk ditambah belum datangnya tim dari Dinas terkait ke desa itu.


“Iya kemarin rencananya mau dipindahkan, tapi sesuai arahan dari Kodam Pattimura dan Dinas Kelautan sabar dulu, jadi kita batalkan, tapi sampai saat ini mereka belum juga datang ke sini,” ujarnya.

Ahad mengaku saat ini warga semakin khawatir karena bangkai paus itu mulai membengkak. Dia juga khawatir karena upaya menarik bangkai itu tidak juga berhasil dilakukan warga.

“Jujur kami di sini sudah pusing entah bagaimana lagi caranya memindahkan bangkai paus ini dari sini. Kami berencana akan membakar bangkai paus ini saja,” ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan, bangkai paus raksasa ini terdampar di perairan desa tersebut pada Senin (29/5/2017) dua hari lalu.

Saat ditemukan paus tersebut masih dalam keadaan hidup namun beberapa jam kemudian paus itu mati. Warga desa setempat telah mengukur hewan mamalia raksasa itu, dan hasilnya bangkai paus itu berukuran panjang 23 meter, lebar lima meter, dan tinggi mencapai empat meter.

Baca juga: Pindahkan Bangkai Paus, Warga Desa Soleh Minta Bantuan ?Tug Boat?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Regional
Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Regional
Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Rinjani Dilanjutkan

Regional
Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Fakta Guru Tewas Ditikam Usai Tegur Siswa yang Merokok di Sekolah, Diduga Kesal hingga Pelaku Kabur

Regional
200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

200 Hektar Lahan di Kaki Gunung Tambora Dibakar Oknum Tak Bertanggung Jawab

Regional
Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

Cerita di Balik Air Sumur di Ambon Mendidih, Diduga Ada Retakan Kecil di Tanah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X