Nuril Jadi Tahanan Kota, Pengunjung Sidang Menangis Haru

Kompas.com - 31/05/2017, 16:58 WIB
Pengunjung sidang menangis haru di PN Mataram, Rabu (31/5/2017). KOMPAS.com/ Karnia SeptiaPengunjung sidang menangis haru di PN Mataram, Rabu (31/5/2017).
|
EditorFarid Assifa

MATARAM, KOMPAS.com - Suasana haru dan tangis pengunjung sidang pecah ketika mengetahui majelis hakim menyetujui pengalihan penahanan terdakwa kasus UU ITE, Baiq Nuril Maknun, dari Lapas Mataram menjadi tahanan kota.

Pengunjung sidang yang sejak pagi menunggu di luar ruangan sidang Pengadilan Negeri (PN) Mataram pun saling berpelukan dan tak kuasa menahan tangis.

Mereka bersyukur, Nuril bisa kembali berkumpul bersama keluarga.

Baca juga: Baiq Nuril: Minta Doanya, Mudah-mudahan Saya Bebas...

Penetapan pengalihan penahanan terdakwa Nuril dari Lapas Mataram menjadi tahanan kota, disampaikan majelis hakim dalam sidang keenam di PN Mataram, Rabu (31/5/2017).

Tim kuasa hukum Nuril, Azis Fauzi mengapresiasi majelis hakim yang telah mengabulkan permohonan penahanan dan permohonan pengalihan status tahanan dari tahanan rutan ke tahanan kota.

"Yang dikabulkan oleh Yang Mulia Majelis Hakim hari ini terkait pengalihan status tahanan dari tahanan rutan ke tahanan kota, yaitu di wilayah hukum Pengadilan Negeri Mataram," kata Azis ditemui usai sidang.

Dengan ditetapkannya menjadi tahanan kota, nantinya terdakwa Nuril diwajibkan melapor selama dua kali selama satu minggu (jadwal Senin-Kamis) ke PN Mataram.

"Kami mengapresiasi majelis hakim, tadi dipertimbangkan juga disampaikan bahwa betul-betul majelis hakim mempertimbangkan aspek perlindungan hukum terhadap korban dan aspek hak asasi manusia," kata Azis.

Menurut Azis, hal ini relevan dengan keterangan ahli yang hadir dari Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan yang menyebutkan bahwa Nuril adalah korban kekerasan seksual secara verbal di tempat kerja.

Dugaan kekerasan seksual ini terjadi karena adanya ketimpangan relasi sosial antara atasan dalam hal ini saksi pelapor (HM) dengan Nuril selaku pegawai honorer.

Halaman:


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menyoal Prediksi Ledakan Pasien Covid-19 dari Karyawan Pabrik di Probolinggo

Menyoal Prediksi Ledakan Pasien Covid-19 dari Karyawan Pabrik di Probolinggo

Regional
Ganggu Evakuasi Jenazah Serka Sahlan, KKB Tembaki Pesawat di Bandara Intan Jaya

Ganggu Evakuasi Jenazah Serka Sahlan, KKB Tembaki Pesawat di Bandara Intan Jaya

Regional
Peserta CPNS Ternyata Positif Corona, Sempat Ikut SKB di UNY, 30 Orang Panitia Diswab

Peserta CPNS Ternyata Positif Corona, Sempat Ikut SKB di UNY, 30 Orang Panitia Diswab

Regional
Tidak Hafal Pancasila, Pria yang Tak Pakai Masker Ini Pilih Baca Al Fatihah

Tidak Hafal Pancasila, Pria yang Tak Pakai Masker Ini Pilih Baca Al Fatihah

Regional
Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Klaster Lembaga Munzalan Pontianak Bermula dari Anggota Pulang dari Aceh

Regional
Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Kantor Pemerintahan Provinsi Banten Akan Dijadikan Tempat Isolasi

Regional
Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Sidang 16 Polisi yang Diduga Terlibat Penembakan Warga Makassar Ditunda

Regional
36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

36 Santri di Lamongan Positif Covid-19, Ponpes Ditutup

Regional
Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Dalam 18 Hari, 25 Pasien Covid-19 di Papua Meninggal, Ini Penjelasannya

Regional
Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Viral, Video Bendera Merah Putih dan Sikat WC, Dibakar hingga Dimasak

Regional
Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Caleg Gagal Cabuli Korban Prostitusi Saat Dititipkan di Rumah Aman

Regional
Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Empat Peserta Reaktif Covid-19 Ikuti Ujian SKB CPNS di Ruangan Khusus

Regional
Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Regional
Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Regional
Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X