Kompas.com - 30/05/2017, 21:43 WIB
|
EditorFarid Assifa

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan warga Kelurahan Purwamekar, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, memprotes lambatnya pelayanan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Purwakarta.

Sampai saat ini, warga sebagai pemilik lahan belum menerima sertifikat tanah Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona), salah satu program Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Purwakarta tahun 2016 lalu.

Baca juga: Banyak Kepala Desa Ditangkap karena Program Prona, Asosiasi Kades Jatim Surati Presiden

Lurah Purwamekar Agung Mutaqien mengatakan, selama proses penerbitan sertifikat tanda bukti hak atas tanah digelar secara massal melalui program prona tahun lalu, pengurusan sertifikat Prona umumnya melibatkan kantor kepala desa atau kelurahan di setiap daerah.

Akibatnya, kata Agung, puluhan warganya berbondong-bondong datang menanyakan penerbitan sertifikat ke kantor kelurahan tentang pelayanan BPN selama ini.

"Jadi selama ini ada 53 orang yang belum mendapat sertifikat Prona anggaran tahun 2016. Seharusnya diselesaikan tahun lalu, tapi sampai sekarang belum selesai juga dan warga protes," jelas Agung di Purwakarta, Selasa (30/5/2017).

Tahun lalu, pihaknya mencatat jumlah penerima program sertifikat tanah gratis program pemerintah pusat itu berjumlah 100 orang. Setelah prosesnya selesai pada tahun yang sama, hanya 47 penerima manfaat yang mendapatkan sertifikat tersebut.

"Sudah terealisasi baru 47 sertifikat Prona pada tahun lalu. Sisanya belum ada kabar kejelasannya lagi dari BPN hingga saat ini," kata Agung.

Pihak kelurahan telah mengirim surat klarifikasi kepada BPN Purwakarta terkait belum terbitnya sertifikat program Prona sisa tahun lalu. Bahkan, dirinya pun pernah langsung mendatangi kantor BPN, tapi jawabannya tidak memuaskan.

"Datang ke BPN malah seperti dipimpong, dilempar-lempar. Akhirnya kami kirimi surat untuk minta kejelasan tapi sama-sama belum ditanggapi," tambahnya.

Bahkan saat berada di kantor BPN, menurutnya, beberapa staf di kantor tersebut tak mengetahui adanya sisa program Prona tahun 2016 yang belum selesai sampai sekarang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Regional
Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Regional
Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Regional
Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Regional
Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Regional
Akselerasi Penyelesaian PTSL di Jatim, Gubernur Khofifah Minta BPN Gelar Kembali Rakor dan Sinkronisasi GTRA

Akselerasi Penyelesaian PTSL di Jatim, Gubernur Khofifah Minta BPN Gelar Kembali Rakor dan Sinkronisasi GTRA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.