Divonis Bersalah dan Buron, Wakil Bupati Cirebon Diberhentikan - Kompas.com

Divonis Bersalah dan Buron, Wakil Bupati Cirebon Diberhentikan

Kompas.com - 30/05/2017, 16:02 WIB
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO Wakil Bupati Cirebon Tasiya Soemadi Al Gotas digelandang menuju mobil tahanan setelah diperiksa di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Bandung, Jawa Barat, Kamis (11/6/2015). Tersangka dugaan korupsi penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk belanja hibah dan bantuan sosial tahun 2009-2012 ditahan di Rumah Tahanan Negara Kelas 1 Kebon Waru, Kota Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com - Wakil Bupati Cirebon Tasiya Soemadi resmi diberhentikan dari jabatannya lantaran telah dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung melakukan tindak pidana korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Kabupaten Cirebon tahun anggaran 2009-2012.

Pencopotan jabatan tersebut resmi ditetapkan berdasarkan keputusan Surat Menteri Dalam Negeri nomor 132.32-3098/2017 yang ditandatangani Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo pada 17 Mei 2017 di Jakarta dan diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher kepada Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra dan Ketua DPRD Kabupaten Cirebon di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (30/5/2017).

"Mekanismenya kita serahkan atas nama Mendagri kepada tiga pihak yakni Bupati, Ketua DPRD dan yang bersangkutan. Berhubung yang bersangkutan tidak bisa hadir maka dititipkan ke Bupati dan ketua DPRD," ujar Aher, Selasa siang. 

Ditempat yang sama, Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra mengatakan, Taisya Soemadi sudah diputuskan bersalah dan divonis hukuman penjara atas tindakan korupsi yang dilakukannya.

 "Sudah mempunyai kekuatan hukum tetap keputusan 5 tahun 6 bulan penjara dengan denda Rp 200 juta," kata Sunjaya. 

Hingga saat ini Taisya masih dinyatakan sebagai buronan alias masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Pasalnya, Taisya Soemadi alias Gotas sudah beberapa bulan menghilang tanpa kabar. Hal tersebut menyulitkan aparat penegak hukum untuk mengeksekusi Gotas. 

"Beliau dinyatakan buron dan saya tidak pernah berkomunikasi lagi dengan beliau. Sehingga kedudukannya dimana, keberadaannya di mana saya tidak tahu lagi," sebutnya.

Baca juga: Wakil Bupati Cirebon Masuk DPO Kejaksaan


EditorErlangga Djumena

Terkini Lainnya


Close Ads X