Kompas.com - 30/05/2017, 04:29 WIB
|
EditorErlangga Djumena

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Remaja asal Banyuwangi, Jawa Timur, Asa Firda Nihaya, pemilik akun Facebook Afi Nihaya Faradisa, menjadi pembicaraan setelah tulisan-tulisannya di media sosial viral. Tanggapan positif, maupun negatif hingga ancaman pun diterimanya.

Menanggapi berbagai tanggapan itu, Afi mengaku harus pandai-pandai mengendalikan emosinya.

"Saya ini hanya manusia yang sangat-sangat biasa bukan malaikat. Saya bisa marah, menangis, takut dan segenap emosi manusiawi lainya," ujar Afi saat menjadi pembicara di acara Talkshow Kebangsaan bertajuk "Saya Indonesia, Saya Pancasila" di Auditorium Lt. 4 Fisipol UGM, Senin (29/5/2017).

Afi menuturkan, ketika dirinya di menjadi pembicara, termasuk di UGM tentu banyak pihak yang beranggapan bahwa dirinya hebat. Tetapi sebenarnya dirinya hanyalah anak remaja yang sama seperti halnya lainya.

Baca juga: Dari Nama Asa Menjadi Afi...

"Tampil di sini mungkin diglorifikasi, oh anak ini hebat, padahal saya hanya anak remaja biasa, yang juga ngerti pacaran. Tetapi yang membedakan hanya keinginan berkontribusi dengan apa yang bisa saya lakukan," ucapnya.

Ia mengatakan, respons atas tulisannya di media sosial berbagai macam, mulai tanggapan positif , negatif hingga menyerang pribadi bahkan ancaman. Namun Afi mengaku mempunyai cara untuk mengendalikan emosinya.

"Biasanya saya meditasi untuk me-manage emosi, lalu melakukan perenungan. Saya juga membaca buku cara me-manage emosi," urainya.

Menurut dia merasa marah atau takut itu hal yang manusiawi. Sebab, manusia tidak bisa menjadi hebat sepanjang waktu.

"Enggak apa-apa merasa marah, merasa takut itu manusiawi, kita tidak harus hebat sepanjang waktu. Itu membuat kita manusiawi," ucapnya.

Baca juga: Cerita Afi yang Jadi Admin Grup Pembongkar Hoax...

Kompas TV Tulisan yang menjadi perhatian berjudul warisan yang ditulis Afi di halaman muka akun Facebooknya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Pembangunan Desa di Riau Terus Dilakukan, Gubri Dapat Apresiasi dari Wamendesa PDTT

Regional
Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Ganjar Ajak Sekolah Kreatif Giatkan Pendidikan Antikorupsi

Regional
Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Degan Jelly, Produk Rumahan yang Jadi Primadona di Banyuwangi

Regional
Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Permudah Pencari dan Pemberi Kerja di Medan, Walkot Bobby Luncurkan Aplikasi Siduta

Regional
Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Riau Jadi Daerah Penghasil Sawit Terbesar, Gubri Minta BPDPKS Lebih Transparan soal Pengelolaan Dana Sawit

Regional
'T-Rex' yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

"T-Rex" yang Bermain di Tambang Pasir Ilegal di Klaten?

Regional
Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Perempuan Kuat, Perempuan Bersemangat

Regional
Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sulsel Salurkan 2.500 Ton Benih untuk 100.000 Ha Lahan

Regional
Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Wujudkan Medan Berkah, Maju, dan Kondusif, Bobby Ajak Seluruh Elemen Kolaborasi Cegah Korupsi

Regional
Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Pemprov Riau Serahkan Bantuan Korban Gempa Cianjur Rp 676,9 Juta ke Bupati Herman Suherman

Regional
KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

KPK Tetapkan Desa Sukojati Jadi Desa Antikorupsi, Bupati Ipuk: Ayo Belajar dari Desa Sukojati

Regional
Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Lewat Bonebol Half Marathon, Bupati Hamim Dukung Pengembangan Olahraga Bone Bolango

Regional
Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Peduli Kesejahteraan Guru, Bupati Hamim Bakal Terima Anugerah Dwija Praja Nugraha

Regional
Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Respons Antusias Rembug Pemuda Banyuwangi, Bupati Ipuk: Kita Harus Berkolaborasi Bersama

Regional
Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Layad Rawat, Strategi Dinkes Jabar Pangkas Batas Layanan Kesehatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.