Suami Istri Jatuh dan Terseret Arus Sungai Saat Siapkan Makan Sahur

Kompas.com - 29/05/2017, 16:45 WIB
Harmin (31 tahun) dan istrinya Irmayani (27 tahun) terjatuh dan terseret arus Sungai Budong-budong saat keduanya sedang mengambil air untuk persiapan makan sahur, di Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Senin dini hari tadi (29/5/2017). KOMPAS.com/ JunaediHarmin (31 tahun) dan istrinya Irmayani (27 tahun) terjatuh dan terseret arus Sungai Budong-budong saat keduanya sedang mengambil air untuk persiapan makan sahur, di Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Senin dini hari tadi (29/5/2017).
|
EditorFarid Assifa

MAMUJU TENGAH, KOMPAS.com - Sepasang suami istri, Harmin (31) dan Irmayani (27) terjatuh dan terseret arus sungai Budong-budong di Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mamuju Tengah.

Mereka terjatuh dari kapalnya, KM Saranana Ilahi, saat keduanya sedang mengambil air untuk persiapan makan sahur, Senin dini hari tadi (29/5/2017).

Baca juga: Terseret Arus di Batam, Jasad Bocah 2 Tahun Ditemukan 1 Km dari Rumah

Meski sanak keluarga dan tetangga turun tangan mencari jejak korban sejak subuh hingga menjelang magrib hari ini, jejak kedua juragan kapal ini belum diketahui.

Awalnya, Harmin bersama istrinya, Irmayani sandar di sebuah pelabuhan rakyat di Dusun Karondang, Desa Babana, Kecamatan Budong-budong, untuk membeli pisang di sekitar lokasi.

Namun karena tiba malam hari, keduanya pun istirahat di atas kapal. Sekitar pukul 02.00 Wita dini hari, Irmayani hendak mengambil air untuk keperluan persiapan makan sahur bersama suaminya. Namun tanpa sengaja, Irmayani jatuh dan terpeleset ke sungai yang arusnya sedang deras karena hujan sedang berlangsung.

Irmayani pun hanyut terbawa derasnya arus Sungai Budong-budong. Harmin kemudian menceburkan diri ke sungai bermaksud hendak menolong istrinya. Namun naas justru keduanya terbawa arus deras.

“Istrinya terjatuh saat menimba air dari atas perahu. Karena hendak menolong istrinya, Harmin juga melompat, namun sampai kini keduanya belum ditemukan jejaknya,” ujar Iwan, salah satu saksi mata.

Mengetahui juragan kapal bersama istrinya hanyut, anak buah kapal KM Sarana Ilahi dibantu warga sekitar mencoba menyelamatkan kedua korban. Namun karena di lokasi gelap gulita, kedua pasutri ini belum ditemukan.

Baca juga: Banjir Landa Batam, Bocah 2 Tahun Tewas Terseret Arus

Sementara saat ini warga bersama pihak keluiarga terpaksa menghentikan proses pencarian lantaran derasnya arus sungai di sepanjang muara.

Pihak keluarga korban kini sedang menunggu tim SAR dari Provinsi Sulawesi Barat untuk membantu pencarian di muara Sungai Budong-budong.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X