Aher Mohon Doa agar Geopark Ciletuh Masuk Unesco Global Geopark

Kompas.com - 28/05/2017, 22:57 WIB
Wisatawan beristirahat di salah satu obyek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu di Puncak Panenjoan, Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Sukabum, Jawa Barat, Sabtu (22/4/2017). KOMPAS.com/BUDIYANTOWisatawan beristirahat di salah satu obyek wisata Geopark Ciletuh Palabuhanratu di Puncak Panenjoan, Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Sukabum, Jawa Barat, Sabtu (22/4/2017).
|
EditorIcha Rastika

SUKABUMI, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi terus berupaya maksimal untuk menjadikan Geopark Ciletuh Palabuhanratu diakui sebagai Unesco Global Geopark (UGG).

Rencananya, bulan Juli-Agustus 2017 ini akan ada penilaian dari pihak UGG ke kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

Bila lolos dari penilaian tersebut, Geopark Ciletuh Palabuhanratu akan masuk dalam jaringan geopark internasional dan tergabung dalam UGG.

''Doakan saja, kalau ini gugur berarti tidak ada perwakilan dari Indonesia untuk tahun ini di UGG,'' kata Gubernur Jabar Ahmad Heryawan kepada wartawan saat menghadiri acara di Sukabumi, Jumat (26/5/2017).

Baca juga: Wisatawan Geopark Ciletuh Palabuhanratu Keluhkan Jalan Rusak

Menurut dia, sebelumnya ada dua taman bumi yang dinilai UGG yaitu Geopark Rinjani di Nusa Tenggara Barat dan Geopark Ciletuh Palabuhanratu di Jawa Barat.

Namun, setelah melalui tahap penilaian sebelum ini, hanya Geopark Ciletuh yang lolos.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

''Jadi sekarang tinggal Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Harus lulus dan harus sukses, karena satu-satunya perwakilan Indonesia,'' ujar Aher sapaan akrab Gubernur Jabar yang berasal Sukabumi itu.

Kalau Geopark Ciletuh Palabuhanratu juga gugur, lanjut Aher, berarti tidak ada perwakilan dari Indonesia.

Oleh karena itu, Pemprov Jabar akan terus berusaha sekuat tenaga untuk menyukseskan agar Geopark Ciletuh lolos dari penilaian dan bisa tergabung dalam jaringan geopark internasional di UGG.

''Makanya kami minta doa kepada semua pihak, termasuk kepada pemerintah pusat agar melancarkan proyek besar ini,'' ujar Aher.

Menurut Aher, keberadaan Geopark Ciletuh ini berdampak positif. Selain untuk penyelamatan geodiversity (keanekaragaman geologi), biodeversity (keanekaragaman hayati), dan keanekaragaman budaya, geopark ini diharapkan berdampak pada perkembangan pariwisata.

''Dan saat yang sama berdampak pada perkembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat,'' ujar Aher.

Baca juga: Di Jepang, Heryawan Promosikan Geopark Ciletuh

Adapun penilaian oleh tim asesor dari Unesco ke Geopark Ciletuh dilaksanakan pada April 2017.

Sementara itu, pengumuman lolos tidaknya Geopark Ciletuh itu akan disampaikan pada Desember 2017 mendatang.

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Regional
Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X