Sambut Ramadhan, Kudus Gelar Visualisasi Tradisi "Dandangan"

Kompas.com - 27/05/2017, 04:19 WIB
Pedagang menggelar dagangan saat tradisi Dandangan di ruas Jalan Sunan Kudus, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (26/5/2017) sore. Tradisi menyambut bulan Ramadhan dengan beraneka macam kebutuhan rumah tangga diikuti ratusan pedagang dari berbagai kota itu merupakan tradisi sejak masa Sunan Kudus. KOMPAS.com/Puthut Dwi Putranto NugrohoPedagang menggelar dagangan saat tradisi Dandangan di ruas Jalan Sunan Kudus, Kudus, Jawa Tengah, Jumat (26/5/2017) sore. Tradisi menyambut bulan Ramadhan dengan beraneka macam kebutuhan rumah tangga diikuti ratusan pedagang dari berbagai kota itu merupakan tradisi sejak masa Sunan Kudus.

KUDUS, KOMPAS.com - Ribuan orang berkerumun di Alun-alun Simpang Tujuh, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Mereka berkumpul untuk menyaksikan pentas kolosal visualisasi puncak tradisi Dandangan, Jumat (26/5/2017).  

Sejak siang, warga terlihat bersuka-cita berdatangan ke pusat Kota Kretek itu. Para pedagang dari berbagai daerah pun memanfaatkan momen tradisi dandangan dengan menggelar lapak di kawasan itu lebih dari sepekan ini.

Bupati Kudus, Musthofa mengatakan, tradisi dandangan telah mengakar kuat bagi masyarakat Kudus sejak ratusan tahun lalu. Tradisi dandangan ini merupakan warisan Sunan Kudus atau Syeh Jafar Shodiq untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

"Toleransi antar umat beragama terlihat jelas di Kudus. Semua berkumpul jadi satu di sini, menyambut bulan Ramadhan," tutur Mustofa yang menandai awal Ramadhan dengan pemukulan bedug sore itu.

 

(Baca juga: Sambut Ramadhan, Warga Demak Gelar Tradisi Megengan)

Visualisasi pentas kolosal tradisi dandangan mengejawantahkan pesan toleransi antar umat beragama. Di antaranya melalui teater maupun sendra tari yang melibatkan berbagai macam etnis termasuk Tionghoa.

Tema yang diusung yakni 'Menggali Tradisi, Meneguhkan Kudus Religius'. Menggambarkan kondisi masyarakat Kudus di masa lalu hingga peran Sunan Kudus mengajak masyarakat bersuka-cita menyambut Ramadhan.

(Baca juga: Tradisi Unduh-unduh Ikan Menjelang Ramadhan di Gunungkidul)

"Mari kita sambut bulan Ramadhan dengan penuh suka cita. Selamat berpuasa bagi umat muslim," kata warga setempat, Alan Gili Lomi (35). 

Kompas TV Warga berbondong – bonding mengikuti shalat tarawih di Ramadhan 1438 H tahun ini.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.