Kompas.com - 26/05/2017, 21:30 WIB
Ilustrasi kapal nelayan di Sungai Jeneberang, Kelurahan Barombong, Makassar, Rabu (23/12/2015). KOMPAS.com/Hendra CiptoIlustrasi kapal nelayan di Sungai Jeneberang, Kelurahan Barombong, Makassar, Rabu (23/12/2015).
|
EditorReni Susanti

MAKASSAR, KOMPAS.com - Sehari menjelang bulan suci Ramadhan, warga yang berdomisili di pulau-pulau kecil di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan, berbondong-bondong menyebrangi lautan. Mereka membeli stok bahan pokok untuk kebutuhan awal bulan Ramadhan.

Kebutuhan awal Ramadhan tersebut harus dibeli hari ini, Jumat (26/5/2017). Sebab, sepekan di awal Ramadhan biasanya tidak ada angkutan penyebrangan yang beroperasi. 

Tak hanya untuk kebutuhan pokok dirinya dan keluarga. Sebagian dari mereka mempersiapkan kebutuhan bahan pokok untuk diperjual belikan selama awal Ramadhan.

Adapun jarak pulau-pulau di wilayah Makassar tersebut bervariasi antara 5 mil hingga10 mil atau 1-2 jam berjalanan.

"Karena selama seminggu, tidak ada kapal penyebrangan di awal Ramadhan. Jadi kita membeli stok di kota Makassar," kata salah seorang warga Pulau Kodingareng, Faisal Wahab saat ditemui di Pelabuhan Kayu Bangkoa Jalan Pasar Ikan Makassar, Jumat (26/5/2017).

(Baca juga: Saat Karpet Diganti Baru dan Masjid Dibersihkan, Selamat Datang Ramadhan...)

 

Banyaknya warga pulau-pulau ke Kota Makassar menjadi berkah tersendiri bagi penyedia jasa angkutan penyebrangan. Setiap hari, biasanya mereka mengangkut 20 orang, namun menjelang Ramadhan bisa mengangkut 80 orang sekali berlayar.

"Tarif angkutan sekali berlayar hanya Rp 15.000 per orang. Kalau jelang Ramadhan, penyedia jasa angkutan penumpang ke pulau-pulau di Makassar mengalami kenaikan. Karena selama seminggu di awal Ramadhan, tidak ada kapal yang beroperasi," kata pengemudi kapal, Basir.

(Baca juga: Tradisi Unduh-unduh Ikan Menjelang Ramadhan di Gunungkidul)

 

Basir mengungkapkan, lonjakan penumpang dari pulau-pulau ke kota Makassar akan kembali tinggi pada pertengahan Ramadhan. Warga pulau-pulau kembali ke Kota Makassar untuk membeli kebutuhan pokok dan kebutuhan hari raya Idul Fitri.

Kompas TV Pemerintah melalui Kementerian Keagamaan menetapkan awal bulan 1 Ramadhan 1438 H jatuh pada Sabtu, 27 Mei 2017.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.