Saat Karpet Diganti Baru dan Masjid Dibersihkan, Selamat Datang Ramadhan...

Kompas.com - 26/05/2017, 18:39 WIB
Masjid-masjid di Polewali Mandar menggelar tradisi Mappacing atau membenahi masjid dengan cara membersihkan lantai dan bangunan masjid, mencuci atau mengganti karpet, membenahi sound system dan peralatan pendingin ruangan, seperti kipas atau AC. KOMPAS.com/JunaediMasjid-masjid di Polewali Mandar menggelar tradisi Mappacing atau membenahi masjid dengan cara membersihkan lantai dan bangunan masjid, mencuci atau mengganti karpet, membenahi sound system dan peralatan pendingin ruangan, seperti kipas atau AC.
|
EditorCaroline Damanik

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Berbagai masjid dan mushala di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menggelar tradisi Mapaccing atau membenahi tempat ibadah menjelang Ramadhan tiba, Jumat (26/5/2017) pagi.

Bersih-bersih dilakukan karena tempat tersebut akan digunakan untuk shalat tarawih berjamaah selama sebulan penuh.

Tradisi Mappaccing dilakukan dengan cara membersihkan dan mengepel tempat ibadah, membenahi sound system dan pendingin ruangan, mencuci atau mengganti karpet baru hingga mengganti mimbar khusus untuk ceramah Ramadhan.

Masjid Jami’at Taqwa Kediri di Kecamatan Wonomulyo misalnya menggelar tradisi Mappacing, Jumat pagi. Bergotong royong, warga dan pengurus membersihkan masjid, mulai dari mencuci dan mengepel lantai masjid hingga mengganti karpet-karpet yang sudah tua dan rusak dengan karpet yang baru.

Tak hanya itu, berbagai sarana pendukung ibadah lainnya, seperti sound system dibenahi agar pesan-pesan dakwah yang disampaikan ustaz selama Ramadhan bisa terdengar jelas.

Sementara itu, mimbar masjid yang selama ini dipasang pengurus masjid sejak Ramadhan tahun lalu kini diganti dengan mimbar khusus untuk ceramah Ramadhan.

(Baca juga: Sambut Ramadhan, Warga Demak Gelar Tradisi "Megengan")

Warga dan pengurus mesjid juga membenahi fasilitas pendingin ruangan, seperti kipas angin atau AC yang dipasang di sekeliling masjid. Kipas atau AC yang rusak dibenahi, sedangkan yang sudah tidak bisa diperbaiki diganti dengan yang baru.

Imran, salah satu pengurus Masjid Jami’at Taqwa Kediri, mengatakan, pengurus dan jemaah masjid tahun ini menyambut Ramadhan tahun ini dengan penuh sukacita.

Menurut Imran, semua ini dilakukan untuk memberi kenyamanan kepada para jamaah yang akan melaksanakan ibadah Ramadhan agar mereka bisa lebih khusyuk dan nyaman berada di masjid.

“Ini tradisi menyambut Ramadhan. Masjid dan semua fasilitasnya dibenahi. Karpetnya dibersihkan dan diganti jika sudah tua, termasuk mimbar masjid diganti dengan mimbar khusus Ramadhan. Semua ini kami lakukan untuk memberi kenyamanan kepada para jemaah agar mereka bisa melaksanakan ibadah dengan khusyuk,”ujar Imran.

Warga yang turun tangan membantu pengurus masjid untuk membenahi masjid dan segala fasilitas pendukung tempat ibadah lainnya dilakukan warga secara sukarela tanpa mendapat upah sepersen pun.

 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X