Serahkan KIP untuk Siswa di Solo, Puan Ingatkan Jangan Dibelikan Ponsel

Kompas.com - 26/05/2017, 16:03 WIB
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani pada acara Peluncuran Strategi Perlindungan Konsumen Keuangan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (18/5/2017). KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWANMenteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani pada acara Peluncuran Strategi Perlindungan Konsumen Keuangan di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (18/5/2017).
|
EditorFarid Assifa

SOLO, KOMPAS.com - Ribuan siswa di Kota Solo menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Stadion Manahan Solo, Jumat (26/5/2017).

KIP tersebut diharapkan membantu meringankan biaya pendidikan siswa.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani, secara simbolis memberikan langsung KIP kepada 1.857 siswa.

Baca juga: Jokowi: Ketahuan Beli Pulsa, KIP Dicabut

Puan pun berpesan dalam pidatonya agar dana KIP tidak digunakan untuk membeli barang yang tidak mendukung proses pendidikan.

"Jangan dibelikan handphone, ya. Ini tidak hanya tanggung jawab orangtua, tetapi juga sekolah," kata Puan Maharani.

Pada acara tersebut, KIP diberikan kepada seluruh jenjang sekolah. Untuk jenjang sekolah dasar (SD), penerima KIP sebanyak 331 siswa, SMP 283 siswa, dan SMA sebanyak 257 pelajar.

Untuk sekolah menengah kejuruan (SMK) sebanyak 610 siswa, Sekolah Luar Biasa (SLB) 12 anak dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebanyak 364 anak.

"Siswa SD akan menerima 450 ribu rupiah, siswa SMP 750 ribu rupiah dan SMA/SMK mendapat 1 juta rupiah. Uang tersebut bisa diambil setiap kenaikan kelas, dan bisa untuk beli perlengkapan belajar," kata Puan.

Baca juga: Selain Terima Dobel, Siswa Akan Bisa Cairkan Dana KJP Plus dan KIP

Kompas TV Rakernas PDI-P Hari ke-2 Masih Tertutup

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Regional
Maju Pilkada Samarinda, Wasekjen DPP PAN Ingin Stop Izin Tambang Batu Bara

Maju Pilkada Samarinda, Wasekjen DPP PAN Ingin Stop Izin Tambang Batu Bara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X